Pentingnya Pelatihan Cedera dan Fourfeo Sepak Bola
- 20 Agt 2025 21:21 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Sepak bola bukan hanya milik anak muda, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi komunitas usia lanjut. Namun, aktivitas olahraga di usia senja kerap berisiko menimbulkan cedera. Inilah yang melatarbelakangi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar pelatihan pencegahan dan penanganan cedera olahraga serta bantuan hidup dasar (BHD), disertai pertandingan Fourfeo Sepak Bola Usia Lanjut
“Banyak cedera sebenarnya bisa dicegah jika pemain memahami faktor risikonya dan menerapkan prosedur keselamatan dengan disiplin,” jelas Ahmad Sulaiman selaku pemateri cidera jaringan lunak Rabu (20/8/2025).
Sebagai tindak lanjut, Unmuh Jember menggelar Fourfeo Sepak Bola Usia Lanjut setiap Minggu sore. Pertandingan ini tidak sekadar menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga sarana mempraktikkan hasil pelatihan.
" Selama laga berlangsung, tim pengabdian masyarakat turut mendampingi pemain untuk mengantisipasi kemungkinan cedera" ujar Ahmad.
Rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar, dengan pola rotasi pemain mengingat mayoritas berusia di atas 40 tahun. Asero FC akhirnya keluar sebagai juara, disusul Remasok FC, Punggawa B3 FC, dan X_Unmuh Jember.
Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember menegaskan bahwa keselamatan dalam olahraga sama pentingnya dengan semangat kompetisi. Pelatihan cedera dan fourfeo bukan hanya menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi langkah nyata meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan pesepakbola usia lanjut.
Pelatihan ini digagas Fakultas Ilmu Kesehatan Unmuh Jember diikuti 39 peserta dari empat klub sepak bola senior: Asero FC, Remasok FC, Punggawa B3 FC, dan X_Unmuh Jember. Mereka mendapatkan pembekalan dari tiga narasumber, yakni Ahmad Sulaiman, M.Pd. (materi cedera jaringan lunak), Dr. Ns. Cipto Susilo, S.Kep., M.Kep. (cedera jaringan keras), serta Ns. Mohammad Ali Hamid, S.Kep., M.Kes. (praktik bantuan hidup dasar).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....