Benjamin Prades Juara Baru Tour de Ijen 2025
- 31 Jul 2025 19:48 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 kembali menorehkan sejarah baru. Pembalap asal Spanyol, Benjamin Reverte Prades dari tim VC Fukuoka Jepang, menjadi juara umum. Kemenangan tersebut menjadi penantian panjang selama 11 tahun bagi Prades, sejak pertama kali mengikuti TdBI pada 2014.
Di etape pamungkas yang digelar Kamis (31/7/2025), Benjamin tampil impresif. Etape keempat yang menempuh rute menanjak dari RTH Maron Genteng menuju Paltuding Gunung Ijen, ia tak tertandingi dengan catatan waktu 4 jam 9 menit 42 detik. Peringkat kedua diraih Adne Van Engelen dari Terengganu Cycling Team (Malaysia), sedangkan posisi ketiga ditempati Nicolo Pettiti dari Swat Club Italia dengan selisih waktu masing-masing 2 dan 47 detik.
“Tahun ini saya baru bisa merasakan juara setelah enam kali ikut. Saya pernah finis kedua dan ketiga sebelumnya, tapi belum pernah di podium utama. Ini luar biasa dan sangat emosional,” ujar Benjamin, KAmis (31/7/2025).
Ajang TdBI sendiri telah digelar sejak 2012 dan tahun ini memasuki edisi ke-10, setelah sempat vakum selama tiga tahun akibat pandemi COVID-19.
Benjamin mengaku kemenangan ini menjadi titik balik dalam kariernya. Menariknya, Prades bukanlah pembalap pendaki (climber) murni. Ia sendiri mengaku sempat ragu bisa menaklukkan rute berat khas Tour de Ijen.
“Saya bukan climber sejati, jadi saya tak menyangka bisa menang di sini. Saya sempat berpikir untuk pensiun tahun ini, tapi sekarang saya justru berpikir ulang. Mungkin saya harus lanjut setidaknya satu tahun lagi, dan kemenangan ini adalah alasannya, untuk terus bersepeda,” ungkap Benjamin.
Kemenangan ini mengantarkan Prades mengenakan Ijen Sulfur Jersey (Yellow Jersey) sebagai juara umum TdBI 2025. Sementara itu, Polkadot Jersey (King of Mountain) tetap menjadi milik pembalap Italia, Nicolo Pettiti, yang tampil konsisten di dua etape tanjakan terakhir.
“Tanjakan di sini sangat brutal. Bahkan ada yang satu kilometer dengan kemiringan lebih dari 20 persen. Saya tidak tahu ada tanjakan lain seperti ini di dunia,” ujar Pettiti.
Blue Fire Jersey (Green Jersey/Best Sprinter Classification) kembali dipertahankan pembalap Belanda Jeroen Meijers dari Victoria Sports Pro Cycling Filipina, yang sebelumnya menjuarai etape pertama.
Dari kontingen Indonesia, Syelhan Nurahmat Muhammad dari ASC Monster Indonesia berhasil mempertahankan gelar Best Indonesian Rider (Banyuwangi Reborn Jersey).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....