Kisah Fahmi, Atlet Arung Jeram Raih Prestasi

  • 28 Jul 2025 23:25 WIB
  •  Jember

KBRN,Jember: Membangun kekompakan tim bukan perkara mudah, apalagi jika harus dilakukan dalam waktu singkat. Hal inilah yang dialami Ach Jauharil Fahmi salah satu atlet olahraga anugerah dari Jember, saat bergabung dalam tim campuran yang terdiri dari anggota Mapala dan atlet non-Mapala.

"Tim kami benar-benar baru, banyak yang belum saling kenal sebelumnya," ujar Fahmi saat ditemui usai latihan Senin (28/7/2025).

Tim yang dibentuk untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Malang Raya ini hanya diberi waktu satu bulan untuk latihan intensif dan membangun chemistry.

Menurut Fani, tantangan terbesar justru bukan pada aspek teknik, melainkan bagaimana menciptakan kebersamaan dan kekompakan antar anggota.

"Kalau teknik bisa dipelajari, tapi soal kebersamaan, itu yang susah. Apalagi kami belum pernah satu perahu sebelumnya, langsung harus klop dan kompak," katanya.

Untuk mengatasi hal itu, Fahmi dan rekan-rekannya melakukan pendekatan non formal di luar sesi latihan.

"Kami rutin latihan bareng, tapi setelah itu juga penting buat ngobrol santai, kumpul malam, supaya lebih dekat satu sama lain," tuturnya.

Tak hanya soal kekompakan, tantangan juga datang dari segi perlengkapan. Fahmi mengaku sempat minder melihat tim lawan menggunakan dayung yang jauh lebih ringan dan mahal.

"Kami sempat merasa kalah duluan lihat alat mereka. Dayung mereka lebih ringan, lebih mahal. Tapi kami tetap berusaha maksimal dengan apa yang kami punya," jelasnya.

Kerja keras dan kebersamaan akhirnya berbuah manis. Tim yang awalnya tidak diunggulkan ini sukses meraih medali perak dalam cabang olahraga anugerah di ajang Porprov IX Malang Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....