Tour de Ijen Hadirkan Tantangan dan Eksotisme Banyuwangi
- 27 Jul 2025 22:57 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 siap digelar selama empat hari, mulai 28 hingga 31 Juli 2025. Event ini menjadi bagian dari kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) dan akan menempuh total jarak 594 kilometer yang membelah keindahan alam Banyuwangi dari pesisir hingga eksotisme lereng Gunung Ijen.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, TdBI sendiri merupakan agenda balap sepeda yang masuk agenda Union Cycliste Internationale (UCI/Federeasi Balap Sepeda Dunia), dan telah dirancang jauh hari. Pendaftaran event ini sudah dilakukan sejak satu tahun sebelumnya, dan para pembalap dari berbagai negara sudah terdaftar sejak tiga bulan lalu.
“Ini event resmi UCI. Jadwal, rute, hingga semua persiapannya telah disiapkan sangat lama,” kata Ipuk, Minggu (27/7/2025).
Ketua Pelaksana TdBI, Guntur Priambodo, memperkirakan tidak akan ada dominasi pembalap tertentu karena karakter tiap etape yang sangat berbeda. Etape pertama dimulai dari Pasar Pesanggaran dan berakhir di Kantor Pemkab Banyuwangi sejauh 125,5 kilometer. Rute datar ini diyakini menjadi panggung bagi para sprinter untuk adu cepat menuju garis finish.
“Kalau rute flat, biasanya pembalap sprinter yang unggul. Nanti akan ada adu sprint yang seru menjelang finis,” kata Guntur.
Etape kedua, Alas Purwo – Kantor Pemkab Banyuwangi (158,8 km), dan etape ketiga, RTH Glenmore – Kantor Pemkab Banyuwangi (140,3 km), merupakan rute rolling. Kedua etape ini lebih menantang dan memberi peluang besar bagi pembalap bertipe all-rounder.
“Etape dua lebih teknis karena ada jalur paving sepanjang 3 km dari kawasan Macan Putih ke KOM Jelun yang bisa menjadi penentu,” ungkap Guntur.
Etape keempat sekaligus terakhir menjadi yang paling berat dan krusial. Dengan rute sepanjang 150 kilometer dari RTH Maron Genteng menuju Paltuding Ijen, pembalap akan dihadapkan pada tanjakan ekstrem di lereng Gunung Ijen.
“Etape ini bakal menjadi medan tempur para raja tanjakan. Bisa jadi, penentuan juara umum TdBI terjadi di sini,” ucap Guntur.
Dengan perpaduan sportivitas dan pesona alam, TdBI 2025 diharapkan menjadi panggung prestisius bagi atlet sepeda dunia sekaligus promosi wisata yang memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism internasional.
Berikut rute ITdBI 2025
Etape 1 (125,5 KM): Dimulai dari Pasar Pesanggaran dan berakhir di halaman Kantor Bupati Banyuwangi.
Etape 2 (158,8 KM): Dimulai dari Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) dan berakhir di halaman Kantor Bupati Banyuwangi. Pada etepe ini ada rute paving sepanjang 3 km dari macan Putih hingga tanjakan Jelun.
Etape 3 (140,3 KM): Dimulai dari RTH Glenmore dan berakhir di Kantor Bupati Banyuwangi. Etape ini akan menjadi pemanasan untuk tanjakan Ijen yang terkenal. Para pembalap akan dihadapkan pada tanjakan dengan elevasi 700 mdpl dan gradien 21 derajat di KM 141,3 (Pakel).
Etape 4 (150 KM): Dimulai dari RTH Maron Genteng dan berakhir di Paltuding, Gunung Ijen. Etape ini merupakan etape terberat dengan tanjakan di awal dan akhir etape dengan melintasi kawasan lereg gunung Ijen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....