Presiden Prabowo Resmikan Jembatan dan Sumber Air di Situbondo
- 13 Agt 2026 13:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih yang telah dibangun oleh TNI-Polri di daerah terpencil, yang benar-benar dibutuhkan masyarakat terpencil dan yang terdampak kekeringan.
Presiden meresmikan secara daring dari Jalan Bayah Cikotok, Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sementara Kodim 0823 dan Polres Situbondo mengikuti peresmian dari Dusun Bantapen, Desa Sumbertengah, Kecamatan Bungatan, Situbondo, salah satu titik lokasi pembangunan jembatan gantung.
"Atas nama pemerintah, atas nama seluruh rakyat Indonesia, dan saya pribadi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada KASAD dan Kapolri dan seluruh anggota TNI/Polri," ucap Presiden Prabowo, Kamis, 13 Agustus 2026.
Presiden mengaku bangga terhadap TNI/Polri yang telah menjalankan misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat. Ribuan jembatan dan sumber mata air yang telah dioperasikan merupakan bukti bahwa TNI/Polri adalah tentara rakyat dan polisi rakyat
"TNI sungguh-sungguh tentara rakyat dan Polri sunguh sungguh polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu. TNI/Polri lahir dari rakyat, berjuang dengan rakyat, memberikan yang terbaik untuk rakyat dan pada akhirnya kembali kepada rakyat," ucap Presiden Prabowo.
Presiden kembali mengungkapkan rasa bangganya karena TNI/Polri bersama masyarakat bisa menyelesaikan pembangunan jembatan dan membangun sumber mata air sebagai akses bagi masyarakat di daerah terpencil.
"Hari ini sungguh saya bangga dan terharu. Kita buktikan bahwa bangsa Indonesia ini bangsa yang bersatu, bergotong royong," tegasnya.
Presiden meyakinkan bahwa pengabdian yang baik untuk rakyat seperti yang terlibat dalam pembangunan jembatan dan sumber mata air, dipantau langsung dan akan diingat oleh rakyat.
"Seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi pimpinan tertinggi di Angkatan Darat itu pantas atas prestasi, pengabdian dan kemampuannya," imbuh Presiden Prabowo.
Pembangunan jembatan di daerah terpencil dan pembangunan sumber mata air adalah bentuk kehadiran negara. Masyarakat yang hidup di daerah terpencil harus mendapatkan kualitas hidup. Kebutuhan jembatan dan air bersih harus dipastikan tersedia.
"Saudara telah menangkap apa arti seorang pemimpin, memberikan yang terbaik kepada rakyat, apalagi yang berada di daerah terpencil juga harus mendapatkan kualitas hidup. Yang sebelumnya berjalan kaki, sekarang sudah ada jembatan, yang sebelumnya mengeluhkan kekurangan air, saat ini sudah kita fasilitasi. TNI Polri tidak ada kehendak lain kecuali berbakti untuk rakyatnya," ucap Presiden mengakhiri sambutannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....