Basarnas: Korban Kapal Tenggelam Sebanyak 35 Orang Ditemukan
- 04 Jul 2025 11:12 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Pertama Ribut Eko Suyanto menyatakan, sebanyak 35 korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya sudah ditemukan.
"Sebanyak 35 korban kapal tenggelam Tunu Pratama Jaya sudah ditemukan, 29 orang di antaranya selamat dan 6 orang meninggal dunia," ucap Ribut Eko Suyanto dalam Konferensi Pers di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jumat (4/7/2025).
Sebanyak 29 korban selamat 21 orang di antaranya tiba di Ketapang Banyuwangi pada Kamis (3/7) pukul 17:00 Wib diikuti dengan kedatangan enam jenazah korban yang. Sedangkan 8 orang korban selamat merupakan warga Bali.
"Sebanyak 21 korban selamat itu merupakan warga Banyuwangi, jadi kita evakuasi ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, sedangkan 8 orang dievakuasi di Pelabuhan Gilimanuk," tegasnya.
Ribut Eko Suyanto menegaskan, tim SAR gabungan melakukan pencarian korban dengan mengoptimalkan alat utama Operasi SAR baik laut, udara maupun darat untuk efektivitas pencarian dan penyelamatan.
"Malam hari tim SAR gabungan juga melakukan pencarian menggunakan KN SAR Permadi dan KN SAR Arjuna serta beberapa kapal SAR lainnya yang fleksibilitinya lebih cepat sehingga tidak mengganggu penyeberangan rute Ketapang-Gilimanuk," ungkapnya.
Diinformasikan RRI sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk Bali pada Rabu (2/7) pukul 22:56 Wib. Pukul 23:17 Wib nakhoda kapal meminta pertolongan karena kapal mengalami kebocoran.
Hanya berselang beberapa menit, pada pukul 23.35 Wib, Kapal KMP Tunu Pratama Jaya sudah tidak bisa dihubungi, diduga kapal sudah terbalik dan terbawa arus, karena laporan terakhir dari nakhoda bahwa, bahwa ruang mesin kapal mengalami kebocoran.
Hari kedua pencarian, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran. Pencarian tidak hanya dilakukan melalui akses laut dan darat, namun juga menggunakan helikopter Polda Jatim, Bali Air dan Basarnas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....