Dua Kapal Perang Dikerahkan Deteksi Bangkai KMP Tunu
- 07 Jul 2025 23:26 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Dua kapal perang TNI AL, KRI Fanildo 732 dan KRI Spica 934, dikerahkan untuk memperkuat upaya pencarian KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali. Kedua kapal dilengkapi peralatan canggih seperti sonar, magnetometer, dan side scan sonar untuk memetakan dasar laut secara visual guna memastikan keberadaan bangkai kapal.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, menyatakan operasi pencarian kini difokuskan pada pendeteksian objek bawah laut yang dicurigai sebagai badan kapal yang karam.
“KRI Fanildo 732 dan KRI Spica 934 dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan KMP Tunu Pratama Jaya. SRU underwater juga diturunkan untuk menyisir area dalam radius 1.000 yard dari titik lokasi kecelakaan kapal,” ungkap Laksamana Eko dalam konferensi pers di Pelabuhan ASDP Ketapang, Senin (7/7/2025).
Selain pemindaian dasar laut, tim penyelam Basarnas telah disiagakan untuk tahap evakuasi berikutnya. Namun, penyelaman baru dapat dilaksanakan setelah data kontur dasar laut dan arus perairan terkumpul secara lengkap.
“Jika objek kapal berhasil diidentifikasi, petugas akan memasang penanda lokasi dan mencatat koordinatnya. Setelah diver memastikan visual objek, tahap berikutnya adalah penyusunan rencana pengangkatan,” Ucap Laksamana Eko.
Eko memastikan seluruh sumber daya, personel, dan teknologi pendukung akan terus dikerahkan hingga seluruh korban kapal berhasil ditemukan dan dievakuasi. Basarnas bersama TNI AL dan unsur SAR gabungan berkomitmen menuntaskan operasi sesuai prosedur keselamatan internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....