Diksa Consulting: Elektabilitas Cakada Banyuwangi Bersaing Ketat

  • 07 Agt 2024 11:10 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwangi: Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi, DISKA Consulting Media Riset dan Kampanye mengungkap hasil survei peta elektabilitas calon kepala daerah (cakada). Dalam survey yang dilakukan pada 22-29 Juli 2024 kepada 500 reponden secara random, hasilnya ada persaingan ketat antara petahanan dengan KH Moh. Ali Makki Zaini yang dikenal dengan Gus Makki.

Direktur DISKA Consulting, Achmad Syauqi mengatakan, berdasarkan hasil hasil survey yang dilakukan secara random di 23 kecamatan Gus Makki unggul tipis dengan petahana yakni Ipuk Fiestiandani Abdullah Azwar Anas. Gus Makki, yang merupakan Ketua PCNU Banyuwangi periode 2018-2023, elektabilitasnya mencapai 45,2%, sedangkan Ipuk berada di angka 43,0%. Sementara itu, sebanyak 11,8% responden belum menentukan pilihan mereka.

"Jika dilihat dari persektif heah-to-head, hasilnya sangat tipis, Gus Makki masih unggul tipis, 1,8 persen, dan metedologi yang kami lakukan margis erornya sekitar 4,4 persen," ungkap Suaqi, Selasa (6/8/2024).

Survei ini dilakukan pada tanggal 22-29 Juli 2024 dengan melibatkan 500 responden yang tersebar di kecamatan sampai desa-desa se-Banyuwangi. Tolak ukur dalam survei ini mencakup tingkat kepuasan masyarakat, apakah masyarakat memilih kembali atau tidak, serta popularitas calon.

Syauqi menegaskan hasil survey yang dilakukan sifatnya dinamis, dan dapat berubah sewaktu-waktu yang disebabkan beberapa faktor, karena memang saat ini masih belum mendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Untuk menambah akurasi DISKA Consulting Media Riset dan Kampanye, berencana untuk kembali melakukan survei politik pasca proses pendaftaran dan penetapan cakada.

"Hasil ini sifatnya dinamis, nanti kita akan melalukan survey kembali elektabilitas cakada pasca pendaftara," jelas Suaqi.

Hasil survei ini menyoroti dinamika elektabilitas calon kepala daerah di Banyuwangi menjelang Pilkada dan menunjukkan betapa ketatnya persaingan antara calon-calon. Kondisi ini tentunya menjadi pertimbangan strategis bagi masing-masing kandidat dalam merumuskan kampanye dan program kerja mereka guna memenangkan hati masyarakat Banyuwangi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....