Manfaat Berdoa Bagi Kesehatan Mental
- 28 Jun 2024 21:57 WIB
- Jember
KBRN,Jember. Berdoa adalah salah satu bentuk ibadah yang dilakukan oleh hampir seluruh umat beragama. Berdoa atau beribadah secara umum dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental seseorang. Segala hal yang kita inginkan bisa tercapai dengan usaha yang maksimal. Namun, terkadang usaha saja tidak cukup. Bagi sebagian orang, usaha perlu diiringi dengan doa supaya keinginannya cepat dikabulkan. Apapun bentuknya, berdoa ternyata mampu memberikan berbagai manfaat kesehatan mental. Manfaat berdoa untuk kesehatan mental bahkan telah dibuktikan dengan beberapa penelitian ilmiah.
Melansir dari Psychology Today, penelitian yang dipimpin oleh Profesor Harvard Tyler VanderWeele menemukan bahwa orang dewasa yang berdoa setiap hari cenderung berisiko lebih rendah untuk mengalami depresi. Selain itu, orang yang berdoa setiap hari ternyata memiliki tingkat kepuasan hidup, harga diri, serta pengaruh positif yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang yang tidak pernah berdoa.
Dilansir Halodoc, berikut manfaat berdoa untuk kesehatan mental lainnya:
1. Menenangkan
Perasaan gelisah bisa menjadi pertanda awal masalah kesehatan mental. Doa bisa seperti mantra yang memberikan ketenangan dan menurunkan kegelisahan kamu. Saat berdoa, seseorang seakan-akan masuk ke dalam sebuah gelembung yang tidak bisa diganggu orang lain. Perasaan khusyuk tanpa distraksi inilah yang memberikan efek ketenangan bagi para pendoa. Bila dilakukan secara rutin, bukan tidak mungkin berdoa bisa mendatangkan manfaat kesehatan mental lainnya.
2. Membantu Proses Penyembuhan
Percaya atau tidak, berdoa ternyata dapat membantu pemulihan dari masalah kesehatan mental. Studi yang dilakukan oleh Rob Whitley, seorang investigator Douglas Hospital Research Center di Kanada menemukan, bahwa partisipan yang mengikuti penelitiannya mengaku bahwa berdoa adalah salah satu faktor yang mempercepat kesembuhan mereka.
3. Bikin Panjang Umur
Studi yang dipublikasikan tahun 2017 menghasilkan temuan menarik seputar frekuensi berdoa ke gereja dengan usia seseorang. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa partisipan yang sering datang ke gereja setiap minggunya ternyata 55% lebih panjang umur.
4. Bikin Panjang Umur
Studi yang dipublikasikan tahun 2017 menghasilkan temuan menarik seputar frekuensi berdoa ke gereja dengan usia seseorang. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa partisipan yang sering datang ke gereja setiap minggunya ternyata 55% lebih panjang umur. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh setelah melakukan tindak lanjut hingga 18 tahun kemudian.
5. Mencegah Depresi
Efek menenangkan dari berdoa ternyata mirip seperti saat seseorang melakukan yoga dan meditasi. Hati yang tenang tentunya berkorelasi dengan tingkat depresi yang lebih rendah. Bukan cuma mitos, pernyataan ini juga telah didukung dengan sebuah studi pada tahun 2019 dari tim University of Mississippi, Amerika Serikat. Hasilnya, pasien yang menjalani sesi berdoa selama 6 pekan merasakan lebih sedikit gejala depresi dan cemas berlebih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....