Pencak Silat, Bela Diri Tertua Nusantara
- 17 Nov 2025 10:19 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Pencak Silat kembali ditegaskan sebagai bela diri pertama dan asli Indonesia, berdasarkan catatan sejarah, penelitian antropologi, hingga pengakuan lembaga internasional. DIlansir dari Unesco.or, seni bela diri ini diyakini telah berkembang sejak abad ke-7, jauh sebelum Indonesia terbentuk sebagai negara modern.
Para ahli sejarah mencatat bahwa unsur-unsur awal Pencak Silat muncul di berbagai komunitas Nusantara, terutama di wilayah Sumatera, Jawa, dan Semenanjung Melayu. Temuan relief di candi-candi Jawa Kuno, seperti Candi Prambanan dan Borobudur, menunjukkan adegan pertarungan tangan kosong yang mirip dengan teknik silat masa kini.
Selain aspek bela diri, Pencak Silat juga mengandung unsur seni, spiritualitas, hingga filosofi hidup. Setiap daerah mengembangkan gaya sendiri, menghasilkan ratusan aliran seperti silat Cimande, Setia Hati, Tapak Suci, Minangkabau, hingga aliran Bugis dan Makassar.
Pada era modern, peran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menjadi kunci dalam standarisasi dan pengembangan silat. Organisasi ini berdiri pada 1948 untuk menjaga warisan budaya sekaligus membawa silat ke kompetisi nasional dan internasional.
Puncak pengakuan terjadi pada tahun 2019 ketika UNESCO memasukkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, menandai seni bela diri ini sebagai kebanggaan bersama masyarakat Indonesia.
Kini, Pencak Silat tidak hanya dipelajari sebagai bela diri, tetapi juga menjadi bagian identitas nasional, seni pertunjukan, hingga media diplomasi budaya Indonesia di dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....