Salt Bread, Dari Tren Viral Media Sosial hingga Jadi Buruan Pecinta Kuliner

  • 05 Sep 2026 15:24 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Jagat media sosial tanah air belakangan ini diramaikan oleh fenomena salt bread yang melintasi berbagai lini masa, mulai dari TikTok hingga Instagram. Roti sederhana berbentuk kerucut menyerupai bulan sabit ini sukses memicu antrean panjang di berbagai gerai bakery kawasan kota-kota besar Indonesia karena menyajikan sensasi rasa dan tekstur yang unik.

Seperti dikutip RRI dari situs edukasi gaya hidup AZKO, Chef @luvitaho, dan influencer @tasyiiathasyia pada Sabtu, 5 September 2026, kelezatan salt bread yang dipelopori oleh shio pan asal Jepang dan dipopulerkan kembali sebagai sogeum ppang di Korea Selatan ini berakar dari kesederhanaan bahannya. Perpaduan antara butter berkualitas tinggi di dalam adonan dan taburan garam laut (sea salt) di bagian atas menciptakan rasa gurih mentega yang kaya. Saat dipanggang, mentega di dalam adonan melumer dan menggoreng bagian dasar roti hingga menjadi garing, sementara bagian tengahnya tetap empuk.

Popularitas roti gurih ini tak lepas dari ulasan para food influencer dan kreator konten ternama di media sosial. Pembuat konten kuliner dan kreator resep, Chef Luvita Ho, dalam unggahan video resep salt bread di saluran YouTube pribadinya membagikan pandangan mengenai keunikan rasa roti ini.

"Bagian luarnya garing renyah, tapi bagian dalamnya itu sangat lembut dan wangi menteganya berasa banget. Kunci kelezatannya memang ada pada perpaduan butter yang gurih dan sedikit sentuhan asin dari sea salt di atasnya," ujar Chef Luvita Ho saat mengulas karakteristik roti tersebut.

Sementara itu, food vlogger Tasyi Athasyia dalam ulasan kuliner kawasan Blok M, Jakarta, yang diunggah melalui saluran YouTube pribadinya, turut memberikan pandangannya terkait sajian salt bread populer.

"Bagi pengagum rasa gurih, varian kaya isian seperti truffle egg dan cheese ini memberikan sensasi rasa yang sangat melimpah dan pas di lidah," ungkap Tasyi Athasyia saat menguji cita rasa roti tersebut.

Antusiasme juga terlihat deras dari komentar para pengguna media sosial. Banyak warganet di platform TikTok dan Instagram menilai salt bread sebagai hidangan penyeimbang yang menyegarkan di tengah gempuran tren camilan yang didominasi rasa manis. Komposisi rasa gurih-asin yang pas dinilai sangat cocok dinikmati dalam kondisi hangat sebagai teman minum kopi di kala santai.

Kini, kreasi salt bread di Indonesia semakin bervariasi, mulai dari isian gurih seperti garlic dan mozarella, hingga isian manis seperti matcha dan whipped cream. Kendati demikian, mengingat tingginya penggunaan butter dan lemak dalam proses pembuatannya, masyarakat diimbau untuk tetap bijak membatasi porsi konsumsi harian agar tetap seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....