Dari Coba-Coba saat Kuliah, Budianto Sukses Kembangkan Ketan Susu Sketsa di Jember
- 10 Agt 2026 12:17 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Semangat anak muda dalam mengembangkan usaha kuliner terus tumbuh di Kabupaten Jember. Salah satunya ditunjukkan Budianto, pemuda berusia 26 tahun yang berhasil mengembangkan bisnis Kedai Ketan Sketsa dengan menghadirkan olahan ketan susu dalam berbagai pilihan rasa. Kisah perjalanan Budianto membangun usaha tersebut dibagikan dalam program Muda Kreatif Berjaringan Korwilnus X Jawa Timur yang disiarkan Pro 2 RRI Jember bersama RRI Surabaya, Malang, Madiun, dan Sumenep, Rabu 5 Agustus 2026.
Budianto mengatakan, usaha ketan susu tersebut bermula ketika dirinya masih menjadi mahasiswa pada 2022. Saat itu, ia bersama dua rekannya mencoba membuka usaha kuliner sederhana. Namun, usaha tersebut sempat berhenti beroperasi selama beberapa bulan. Melihat masih adanya pelanggan yang mencari produk ketan susu tersebut, Budianto kemudian memutuskan untuk kembali menjalankan usaha secara mandiri pada Oktober 2023 dengan membawa konsep baru.
"Awalnya coba-coba saat kuliah semester akhir bersama teman. Pas sempat vakum, banyak pelanggan lama yang menanyakan keberadaan ketan susu kami. Dari situ saya izin ke teman-teman untuk membuka kembali dengan konsep baru," ujar Budianto.
Nama Sketsa sendiri merupakan singkatan dari Susu Ketan Rasa. Konsep tersebut diwujudkan melalui beragam pilihan menu ketan dengan perpaduan rasa yang lebih modern. Konsumen dapat memilih berbagai varian, mulai dari saus cokelat, green tea, keju, hingga olahan dengan buah segar seperti Flamangga berbahan dasar mangga dan Durian Keju. Meski mengusung konsep kekinian, Budianto tetap mempertahankan menu ketan original dengan taburan serbuk kedelai dan rempah-rempah. Menurutnya, mempertahankan menu original menjadi salah satu cara agar produk ketan tetap dapat dinikmati berbagai kelompok usia, termasuk konsumen yang lebih menyukai cita rasa tradisional.
Dalam perjalanan mengembangkan bisnis, Budianto mengaku harus beradaptasi dengan berbagai tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan modal ketika kembali memulai usaha. Kondisi tersebut membuatnya belajar mengenai pentingnya mengatur operasional, menjaga kualitas produk, sekaligus memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran. Media sosial yang sebelumnya sempat diragukan justru kemudian memberikan dampak besar terhadap perkembangan usahanya. Salah satu momen yang paling berkesan terjadi ketika konten Kedai Ketan Sketsa yang dibuat istrinya di TikTok mendadak mendapatkan perhatian besar.
"Waktu itu diunggah jam 11 malam, pas mau buka kedai sore harinya penontonnya sudah puluhan ribu dan pembeli sudah mengantre di luar. Malam itu kami sampai harus memasak ketan empat kali berturut-turut," kenangnya.
Pengalaman tersebut membuat Budianto semakin menyadari pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Menurutnya, pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga perlu memahami bagaimana cara memperkenalkan produk kepada calon konsumen.
Meski demikian, perjalanan bisnis tidak selalu berjalan lancar. Faktor cuaca, khususnya hujan, hingga persoalan operasional sehari-hari menjadi tantangan yang harus dihadapi. Budianto memilih menjadikan berbagai kendala tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki usaha. Ia juga mendorong anak muda yang ingin memulai bisnis agar tidak terlalu takut dengan kegagalan. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan dapat menjadi bagian penting dari proses belajar dalam membangun usaha.
Bagi masyarakat Jember maupun wisatawan yang ingin mencicipi Ketan Sketsa, kedai tersebut berada di Jalan Udang Windu, Mangli, Jember, sekitar 500 meter ke arah utara dari Perempatan Mangli. Kedai Ketan Sketsa beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 00.00 WIB. Produk juga dapat dipesan melalui sejumlah platform layanan pesan antar daring.
Kisah Budianto menunjukkan bahwa usaha yang berawal dari eksperimen sederhana saat kuliah dapat berkembang menjadi bisnis yang memiliki pelanggan sendiri. Konsistensi, keberanian melakukan evaluasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya mengembangkan Ketan Sketsa di Jember.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....