Resep Ketan Bubuk, Cita Rasa Tradisional yang Mudah Dibuat di Rumah
- 16 Apr 2026 09:54 WIB
- Jember
RRI.CO.ID. Jember - Jajanan tradisional Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat, salah satunya adalah ketan bubuk. Hidangan sederhana berbahan dasar beras ketan ini dikenal dengan cita rasa gurih dan manis yang khas serta cara pembuatannya yang relatif mudah.
Ketan bubuk umumnya disajikan dengan taburan kelapa parut dan bubuk kedelai yang telah disangrai, kemudian dipadukan dengan gula sebagai pelengkap rasa. Kombinasi tekstur pulen dari ketan dan gurihnya kelapa menjadikan makanan ini cocok dinikmati sebagai camilan maupun hidangan penutup.
Untuk membuat ketan bubuk, bahan yang diperlukan cukup sederhana, yakni beras ketan, kelapa parut, kedelai, gula, dan sedikit garam. Proses pembuatannya dimulai dengan merendam beras ketan selama beberapa jam, lalu dikukus hingga matang dan pulen.
Sementara itu, kedelai disangrai hingga matang, kemudian dihaluskan menjadi bubuk. Kelapa parut juga dikukus bersama sedikit garam agar lebih tahan lama dan tidak mudah basi. Setelah semua bahan siap, ketan yang telah matang disajikan di atas piring, kemudian ditaburi kelapa parut, bubuk kedelai, dan gula sesuai selera.
Menurut salah satu pelaku usaha kuliner tradisional di Jember, Siti Aisyah, ketan bubuk masih memiliki pasar tersendiri, terutama di kalangan masyarakat yang merindukan cita rasa khas kampung halaman.
“Permintaan ketan bubuk masih cukup stabil, terutama saat acara keluarga atau hajatan. Banyak pembeli yang mencari karena ingin bernostalgia dengan makanan masa kecil,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jember, Rabu (16/04/2026).
Ia juga menambahkan bahwa bahan yang sederhana justru menjadi keunggulan dari makanan tradisional ini. “Proses pembuatannya tidak sulit, tetapi harus telaten agar rasa dan teksturnya pas. Ketan harus benar-benar pulen, dan kelapa tidak boleh basi agar tetap gurih,” tambahnya.
Sementara itu, seorang pembeli, Rina (32), mengaku ketan bubuk menjadi salah satu jajanan favoritnya sejak kecil. “Rasanya khas dan mengingatkan suasana kampung. Sekarang agak jarang ditemukan, jadi kalau ada pasti saya beli,” ungkapnya.
Selain rasanya yang lezat, ketan bubuk juga dinilai sebagai makanan yang mengenyangkan dan cocok dikonsumsi kapan saja. Pelestarian resep tradisional seperti ini diharapkan dapat menjaga keberagaman kuliner nusantara sekaligus memperkenalkan makanan khas Indonesia kepada generasi muda.
Dengan bahan sederhana dan cara pembuatan yang praktis, ketan bubuk menjadi salah satu pilihan camilan tradisional yang patut untuk terus dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....