Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal Banyuwangi
- 06 Apr 2026 14:28 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Desa Songgon, Kecamatan Songgon, menggelar Festival Durian pada 4–5 April 2026 untuk mengenalkan potensi durian lokal kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus penguatan ekonomi berbasis komoditas unggulan desa.
Festival yang digelar saat musim panen raya tersebut menampilkan beragam jenis durian khas Banyuwangi, mulai dari durian pelangi, durian merah, hingga durian lokal berwarna kuning. Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai agenda seperti kontes durian, bazar, sarasehan, hingga makan durian sepuasnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi inisiatif desa dalam mengangkat potensi lokal melalui kegiatan kreatif. Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan potensi masing-masing.
“Ini patut kita apresiasi bagaimana desa berinisiatif mengangkat potensinya lewat cara kreatif seperti festival durian ini,” ujar Ipuk, Senin, 6 April 2026.
Ipuk menambahkan, inovasi berbasis potensi lokal seperti ini tidak hanya berdampak pada promosi produk, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
“Ini merupakan bentuk inovasi sekaligus kreativitas yang membanggakan dan patut diteladani oleh desa-desa lainnya,” ucapnya.
Kecamatan Songgon sendiri dikenal sebagai salah satu sentra durian di Banyuwangi. Luas lahan durian di wilayah ini mencapai 94,8 hektare dengan produksi mencapai 3.716 ton pada 2025.
Kepala Desa Songgon, M. Qodari, mengatakan festival digelar bertepatan dengan masa panen raya. Meski produksi tahun ini mengalami penurunan sekitar 30 persen akibat faktor cuaca, ketersediaan durian lokal masih cukup hingga akhir April.
“Saat ini kami sedang panen raya. Untuk durian asli Songgon masih bisa dijumpai sampai akhir April,” ujar Qodari.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah kontes durian yang diikuti 42 peserta dalam dua kategori, yakni durian lokal premium dan durian warna. Salah satu pemenang, Artoni, menampilkan durian unik bernama Srengege Wetan dengan warna oranye kemerahan berpadu kuning.
“Rasanya manis, pulen, sedikit ada gurih pahitnya, dengan daging yang cukup tebal,” kata Artoni.
Selain itu, kegiatan makan durian sepuasnya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Ratusan durian lokal disediakan bagi peserta yang ingin menikmati langsung cita rasa durian khas Songgon.
“Cukup bayar Rp100 ribu, bisa makan durian sepuasnya,” ujar Akbar, salah satu pengunjung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....