Mochi Coklat Dubai, Makanan Viral di Korea Selatan
- 19 Jan 2026 11:26 WIB
- Jember
RRI.co.id, Korea: Makanan penutup yang manis dengan tekstur kenyal dan lengket ini telah menjadi perbincangan banyak orang di sosial media khususnya di Korea Selatan. Hidangan lezat ini berisikan krim pistachio, tahini, dan knafeh renyah. Tekstur kue mochi ini lebih mirip dengan kue beras dengan campuran rasa marshmallow coklat. Hidangan mewah ini telah menginspirasi tren makanan penutup terbaru dan terjual laris di kalangan masyarakat, bahkan restoran yang biasanya tidak menjual kue atau makanan penutup mencoba meraup keuntungan dari pasar tersebut.
Menurut laporan media lokal pada laporan BBC News (14/01/26), toko-toko di Korea telah menjual ratusan kue dalam hitungan menit dan akibatnya membuat bahan baku utama kue ini naik. Kue mochi Korea Selatan yang terispirasi dari makanan penutup viral di Dubai ini pertama kali populer oleh Jang Won-young dari girl band Ive yang mengunggah foto kue mochi itu di Instagram pada September lalu.
Kue mochi ini dijual dengan harga 5.000-10.000 won dan akan terus naik jika banyaknya permintaan. Jaringan minimarket lokal CU mengeluarkan kue mochi Dubai ini pada bulan Oktober, dan telah terjual sekitar 1,8 juta buah dalam beberapa bulan terakhir. Seorang perwakilan Perusahaan berkata kepada Yonhap News yaitu bahwa kapasitas prduksi pabrik tidak dapat memenuhi permintaan akibat begitu besarnya obsesi orang Korea Selatan terhadap kue mochi ini. Banyak orang orang yang memburu makanan penutup ini bahkan hingga membuat peta yang melacak toko-toko yang menjual kue ini dengan jumlah persedian toko secara langsung.
Karena permintaan yang tinggi berakibat naikknya harga pistachio dan beberapa toko mulai melakukan batasan jumlah kue yang bisa dibeli setiap pelanggan. Media lokal juga melaporkan bahwa jaringan supermarket besar juga telah menaikkan harga sebesar 20% tahun ini. Tren manan ini menjadi perbincangan banyak orang dan The Korea Herald mengutip tentang apakah toko-toko peralatan dan Perusahaan pembersih juga mulai memanfaatkan popularitas kue ini.
Akibat dari viralnya makanan ini banyak adanya produk palsu yang beredar dan banyak ulasan kritik seperti yang dikutip oleh The Chosun Daily bahwa ada yang membeli dua produk dengan harga murah namun tidak berisikan knafeh dan luarnya bukan berlapis marshmelow. Beberapa kritikus kuliner mengatakan bahwa mochi Dubai menjadi populer karena teksturnya yang tebal dan padat. Kritikus Lee Yong-jae berkata kepada The Chosun Daily bahwa makanan ini mencerminkan budaya Korea, di mana daya tarik visual yang indah lebih penting dari pada keseimbangan antara bahan dan rasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....