Secangkir Teh Picu Gerakan Iklim Dunia
- 06 Jan 2026 11:40 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Sebuah kafe sederhana di desa Dunkeld, Perthshire, Skotlandia, berhasil memantik gerakan aksi iklim berbasis komunitas yang kini menjangkau berbagai negara. Kisah tersebut diulas dalam artikel BBC Earth edisi 27 Desember 2025 berjudul “The cafe that started a climate movement over a cup of tea”.
Gerakan ini bermula pada 2015, ketika Jess Pepper membuka Climate Café pertama di Dunkeld. Konsepnya sederhana: menyediakan ruang aman bagi warga untuk berkumpul, minum teh, berbincang, dan bertindak bersama terkait isu perubahan iklim. Meski sempat ragu apakah warga tertarik membahas iklim dalam suasana santai, Pepper justru mendapati banyak orang menghargai ruang dialog tersebut.
Seiring waktu, Climate Café berkembang menjadi jaringan global yang dikoordinasikan oleh Pepper. Pendekatan berbasis komunitas ini memungkinkan berbagai kelompok lokal berkolaborasi, mulai dari warga biasa hingga pelaku usaha.
Salah satu peserta, Lachlan McEwan, mengaku awalnya skeptis. Namun setelah mengikuti pertemuan, ia menyadari Climate Café menjadi ruang aman untuk menyampaikan pandangan dan menyatukan berbagai kelompok masyarakat. Dari diskusi-diskusi tersebut, lahir sejumlah aksi nyata.
Salah satunya adalah program berbagi makanan untuk mengurangi limbah pangan. Warga dan kafe setempat menyediakan makanan berlebih di titik-titik tertentu di desa agar bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.
Selain itu, kelompok Climate Café juga mendorong efisiensi penggunaan air. Pada 2018–2019, warga Dunkeld dan Birnam berhasil menghemat sekitar satu juta liter air melalui penggunaan alat sederhana seperti pengatur waktu mandi. Upaya ini mengantarkan desa tersebut meraih predikat Desa Hemat Air pertama di Skotlandia dari Scottish Water.
BBC Earth menyoroti bahwa keberhasilan Climate Café menunjukkan bagaimana percakapan santai di tingkat lokal dapat berkembang menjadi aksi kolektif yang berdampak nyata dalam menghadapi krisis iklim global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....