Mengapa Kacang Mete Dijual Tanpa Kulitnya? Ini Alasannya

  • 27 Mei 2025 09:36 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Kacang mete, atau jambu mete (Anacardium occidentale), merupakan camilan populer yang dikenal dengan rasa gurih dan teksturnya yang renyah. Namun, berbeda dengan kacang-kacangan lain seperti almond atau kenari, kacang mete selalu dijual tanpa kulit cangkangnya. Alasan di balik ini berkaitan dengan kandungan kimia berbahaya yang terdapat dalam cangkang kacang mete.

Cangkang Beracun yang Mengandung Urushiol

Cangkang kacang mete mengandung senyawa kimia beracun bernama urushiol, yang juga ditemukan pada tanaman poison ivy dan poison oak. Urushiol dapat menyebabkan reaksi alergi serius pada kulit manusia, seperti dermatitis kontak yang parah. Oleh karena itu, kacang mete tidak dijual dalam cangkangnya untuk mencegah risiko kesehatan bagi konsumen.

Menurut artikel dari The Spruce Eats, "Di antara kedua lapisan ini terdapat resin fenolik urushiol, yang merupakan zat yang sama yang menyebabkan ruam melepuh yang terlihat setelah kontak dengan poison ivy dan poison oak."

Proses Pengolahan yang Rumit dan Berbahaya

Menghilangkan cangkang kacang mete bukanlah proses yang sederhana. Proses ini memerlukan perlakuan panas untuk menetralkan urushiol dan mencegah kontaminasi pada biji kacang. Bahkan, pekerja di pabrik pengolahan kacang mete harus menggunakan perlindungan khusus untuk menghindari paparan urushiol yang dapat menyebabkan luka bakar kimia pada kulit.

Pemanfaatan Cangkang dalam Industri

Meskipun beracun, cangkang kacang mete tidak dibuang begitu saja. Cairan yang diekstraksi dari cangkang, dikenal sebagai Cashew Nut Shell Liquid (CNSL), mengandung senyawa seperti anacardic acid, cardanol, dan cardol yang memiliki berbagai aplikasi industri. CNSL digunakan dalam pembuatan resin, pelapis, dan bahan anti-korosi.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menjelaskan bahwa "Asam anakardat, komponen utama cairan yang diekstraksi dengan pelarut dari kulit kacang mete, dianggap sebagai entitas kimia homogen yang mengandung dua ikatan rangkap pada rantai samping alifatiknya yang terdiri dari lima belas atom karbon.

Kacang mete dijual tanpa cangkangnya karena alasan kesehatan dan keamanan. Kandungan urushiol dalam cangkang dapat menyebabkan reaksi alergi serius, sehingga pengolahan khusus diperlukan untuk menghilangkannya. Meskipun demikian, cangkang kacang mete tetap memiliki nilai ekonomi melalui pemanfaatannya dalam berbagai industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....