Jejak Kuliner Tionghoa dalam Masakan Indonesia
- 23 Mei 2025 14:50 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Masakan Tionghoa telah menjadi bagian integral dari kuliner Indonesia, mencerminkan sejarah panjang interaksi budaya antara kedua bangsa. Sejak abad ke-7, para pedagang dari Tiongkok mulai berdagang di wilayah Nusantara, membawa serta tradisi kuliner mereka. Seiring waktu, masakan Tionghoa beradaptasi dengan bahan lokal dan selera masyarakat Indonesia, menghasilkan hidangan-hidangan khas yang kini populer di seluruh negeri.
Salah satu contoh pengaruh Tionghoa dalam kuliner Indonesia adalah penggunaan kata-kata serapan dari bahasa Hokkian, Hakka, dan Kanton dalam nama makanan. Istilah seperti "bak" (daging), "cai" (sayuran), dan "mi" (mie) menunjukkan asal-usul Tionghoa dari hidangan seperti bakpau, cap cai, dan mi goreng. Hidangan-hidangan ini telah mengalami modifikasi sesuai dengan bahan dan bumbu lokal, menciptakan cita rasa yang khas Indonesia.
DIlansir dari Republika.id. proses akulturasi juga terlihat dalam adaptasi bahan dan teknik memasak. Misalnya, bakso yang awalnya menggunakan daging babi di Tiongkok, di Indonesia lebih sering dibuat dari daging sapi atau ayam untuk menyesuaikan dengan preferensi lokal. Demikian pula, penggunaan rempah-rempah khas Indonesia seperti cengkeh, kapulaga, dan pala telah memperkaya rasa masakan Tionghoa yang diadaptasi di Indonesia.
Beberapa hidangan khas Indonesia yang berasal dari pengaruh Tionghoa antara lain lumpia, bakpia, dan cap cai. Lumpia, misalnya, merupakan adaptasi dari spring roll Tiongkok yang diisi dengan sayuran dan daging, kemudian digoreng hingga renyah. Bakpia, kue manis berisi kacang hijau, merupakan adaptasi dari kue pia Tiongkok yang telah menjadi oleh-oleh khas Yogyakarta. Cap cai, hidangan sayuran campur, berasal dari tradisi memasak Hokkian dan telah menjadi menu umum di rumah makan Indonesia.
Pengaruh kuliner Tionghoa tidak hanya memperkaya ragam masakan Indonesia tetapi juga mencerminkan harmoni budaya yang telah terjalin selama berabad-abad. Melalui proses adaptasi dan inovasi, masakan Tionghoa telah bertransformasi menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner Indonesia, menunjukkan betapa dinamisnya perpaduan budaya dalam menciptakan kekayaan gastronomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....