Rahasia Bandrek Minuman Khas Sunda

  • 11 Feb 2025 08:05 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Terlihat sederhana, namun ada beberapa hal yang menjadi daya tarik tersendiri dari minuman khas Sunda satu ini. Selain paling top dikonsumsi saat hujan, bandrek ini juga kaya akan manfaat.

Dikutip dari Universitas Pendidikan Indonesia, minuman bandrek sudah tercantum dalam Kumpulan resep kebuyutan Kerajaan galuh yang berdiri sejak tahun 612 oleh Raja Sang Wretikandayun dalam naskah Negara Kreta Bhumi seperti halnya minuman Bajigur.

Bandrek kemudian menjadi minuman mewah pada saat awal mula zaman kolonial, dikarenakan pada saat itu rempah-rempah memiliki nilai jual yang tinggi bahkan bisa ditukarkan dengan barang berharga seperti emas dan perhiasan.

Hal yang membuat minuman bandrek menjadi sangat mewah pada saat itu dikarenakan kandungannya sendiri yang kaya akan rempah-rempah. Rempah-rempah disini meliputi Jahe Tua, Gula Merah, Gula pasir, Serai, Daun Pandan, Kayu Manis, Cengkih, Garam, Air, Cabe Jawa Kering, dan Kelapa Muda.

Namun pada abad ke-19 sampai 20, pamor rempah-rempah tak seindah dulu, dikarenakan lahirnya komoditas baru yakni kopi, teh, dan gula. Yang perlahan membuat kemewahan dari minuman Bandrek semakin memudar.

Meski sekarang Bandrek tidak sepopuler dan se-Mewah pada masa prime-nya. Pamor bandrek sebagai minuman tradisional yang kaya akan manfaat harus tetap mejadi kebangaan kita sebagai Masyarakat Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....