Beberapa Jenis Olahan Sate Dari Beberapa Daerah Di Indonesia

  • 24 Jan 2025 23:50 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember : Sate, hidangan tusuk yang dibakar ini telah menjadi ikon kuliner Indonesia. Potongan daging yang lembut, bumbu meresap, dan aroma yang menggoda membuat siapa pun sulit menolak kelezatannya. Tak hanya di Indonesia, sate juga populer di berbagai negara, menjadi bukti betapa kaya dan beragamnya kuliner Nusantara. Salah satu kunci kelezatan sate adalah pemilihan daging yang tepat. Daging yang segar dan berkualitas akan menghasilkan sate yang empuk dan juicy. Selain itu, perpaduan bumbu yang pas juga sangat penting. Bumbu sate bisa dibuat dari berbagai bahan, seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, cabai, dan kecap manis. Setiap daerah memiliki racikan bumbu sate yang khas, sehingga menghasilkan cita rasa yang unik. Dilansir dari laman kemenparekraf.go.id, berikut ini merupakan beberapa olahan sate dari beberapa daerah di Indonesia :

  1. Sate Madura : Sesuai namanya sate ini berasal dari Madura, Jawa Timur. Menggunakan daging ayam yang dipotong kecil, lalu ditusuk bambu dan kemudian dibakar. Sate madura biasanyan menggunakan dua jenis bumbu yakni bumbu kacang dan kecap yang berisi potongan bawang merah, cabai rawit dan tomat.
  2. Sate Kere : Bukan daging yang ditusuk, sate kere terbuat dari tempe gembus yang dibakar kemudian disiram bumbu kacang yang khas. Sate kere ini berasal dari Solo, awalnya dibuat karena masyarakat lokal tidak sanggup untuk menyantap sate yang terbuat dari daging.
  3. Sate Buntel : Jenis sate ini terbuat dari daging sapi atau kambing yang dicincang kemudian dililtkan pada pambu dan kemudian dilapisi lemak daging lalu dibakar. Sate buntel biasanya disajikan dengan kecap yang ditaburi oleh merica.
  4. Sate Klatak : Sate khas Indonesia yang dimasak dengan cara unik. Daging kambing yang sudah dipotong kecil kemudian ditusuk menggunakan jeruji besi sehingga saat dibakar mengeluarkan bunyi “klatak klatak” yang khas. Keunikan lainnya dari sate klatak ini adalah disajikan bersama kuah gulai kambing.
  5. Sate Lilit : Berasal dari Bali, sate ini tidak terbuat dari daging ayam, melainkan dari daging sapi, ikan maupun babi. Bukan ditusuk, daging yang akan digunakan untuk sate lilit ini perlu dihaluskan terlebih dahulu lalu dicampurkan dengan aneka bumbu dan kemudian dililitkan ke batang sereh sebelum dibakar.
  6. Sate Ambal : Mirip sate kere, sate ambal terbuat dari tempe yang dicampur dengan gula aren lalu dikukus. Setelah itu baru ditusuk menggunakan bambu dibakar menggunakan arang batok kelapa.
  7. Sate Padang : Jenis sate ini memiliki bahan utama daging sapi walaupun tak jarang juga menggunakan bagian lidah dan usus sapi. Ciri khas dari sate padang yaitu terletaka pada kuah kuning pekat yang kaya akan olahan rempah-rempah.
  8. Sate Bandeng : Sate unik khas Indonesia satu ini berasal dari Banten. Sesuai namanya, sate ini terbuat dari ikan bandeng yang telah dicincang dan dicampur berbagai rempah. Kemudian daging yang sudah dihaluskan dimasukkan kembali kedalam kulit ikan bandung sebelum dibakar.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....