Cara Simpel Mengatur Uang Saat Harga Naik
- 16 Jun 2025 09:59 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Kenaikan harga kebutuhan pokok, BBM, hingga biaya pendidikan membuat banyak orang merasa keuangannya makin terbebani. Inflasi yang terjadi belakangan ini menyebabkan daya beli menurun dan kebutuhan akan manajemen keuangan yang lebih baik menjadi sangat penting. Untungnya, kamu tidak perlu menjadi ahli keuangan untuk bisa mengatur uang dengan baik. Berikut ini adalah beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan agar keuangan tetap stabil di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu dikutip dari OJK:
1. Catat semua pengeluaran harian. Banyak orang mengira uangnya habis tanpa sebab, padahal pengeluaran kecil seperti parkir, kopi, atau jajan bisa jadi penyebab utamanya. Dengan mencatat setiap pengeluaran, kamu bisa tahu ke mana uangmu pergi dan lebih mudah mengontrolnya. Gunakan aplikasi keuangan atau catatan manual yang simpel.
2. Terapkan aturan 50-30-20. Ini adalah rumus pembagian gaji yang mudah diterapkan: 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan pribadi, dan 20% untuk tabungan atau investasi. Dengan begitu, kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan sambil menyisihkan dana untuk masa depan.
3. Buat anggaran mingguan. Alih-alih langsung mengatur pengeluaran sebulan penuh, cobalah membuat anggaran per minggu. Ini memudahkan kontrol dan memungkinkan evaluasi lebih cepat jika ada pengeluaran berlebih di minggu tertentu.
4. Kurangi makan di luar. Masak di rumah bisa menghemat banyak uang. Coba hitung berapa kali kamu jajan dalam seminggu dan bandingkan jika diganti dengan memasak sendiri. Selain lebih hemat, kamu juga bisa mengatur gizi makanan yang dikonsumsi.
5. Manfaatkan promo dan cashback dengan bijak. Promo bisa jadi jebakan jika tidak dibarengi kontrol. Gunakan hanya jika memang ada kebutuhan yang jelas. Aplikasi seperti ShopeePay, Gojek, atau Dana sering menawarkan cashback dan diskon, tetapi pastikan kamu tidak tergoda untuk belanja barang yang sebenarnya tidak perlu.
6. Evaluasi langganan yang tidak terpakai. Coba cek langganan yang kamu bayar tiap bulan—seperti Netflix, Spotify, atau aplikasi premium. Jika sudah jarang digunakan, sebaiknya hentikan. Potongan otomatis yang kecil tapi rutin bisa menggerus keuangan secara tak terasa.
7. Sisihkan dana darurat secara rutin. Setiap bulan, usahakan menyisihkan 10–20% penghasilan untuk dana darurat. Simpan di rekening berbeda agar tidak tercampur dengan uang harian. Dana ini sangat penting untuk menghadapi kejadian tak terduga seperti sakit, kecelakaan, atau kehilangan pekerjaan.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten, kamu bisa tetap bertahan dan bahkan memperbaiki kondisi keuangan meskipun harga-harga terus naik. Kunci utamanya ada pada disiplin dan kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....