Bebas Drama, Ini Panduan Perawatan Pasca Cabut Gigi

  • 21 Sep 2026 13:35 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Cabut gigi merupakan salah satu tindakan medis pencabutan gigi dari soketnya yang sering kali menyisakan rasa nyeri dan kekhawatiran bagi pasien terkait proses pemulihannya. Berdasarkan panduan kesehatan resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam buku pedoman kesehatan gigi dan mulut tahun 2023, serta diperkuat oleh jurnal ilmiah dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tahun 2022, terdapat beberapa langkah krusial yang wajib dilakukan pasien setelah menjalani prosedur tersebut agar luka lekas menutup sempurna.

Langkah penanganan awal yang paling utama setelah gigi dicabut adalah mengontrol perdarahan dengan cara menggigit kain kasa steril yang telah diberikan oleh dokter gigi. Berdasarkan sumber dari situs resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI tahun 2023, kain kasa tersebut harus ditekan dengan kuat selama 30 hingga 45 menit tanpa sering dibuka untuk melihat kondisi luka. Tindakan ini bertujuan untuk membantu proses pembekuan darah pada soket gigi, sehingga perdarahan dapat segera berhenti dan mencegah risiko komplikasi lanjutan yang lebih serius.

Selain mengontrol perdarahan, pasien juga dianjurkan untuk menjaga kebersihan area sekitar rongga mulut secara hati-hati tanpa mengganggu bagian luka. Mengutip dari jurnal ilmiah kedokteran gigi Universitas Airlangga tahun 2021 mengenai perawatan pascabedah minor, pasien dilarang untuk berkumur terlalu keras, meludah, atau menghisap-hisap bekas luka dalam 24 jam pertama. Aktivitas fisik yang terlalu berat juga sebaiknya dihindari sementara waktu guna menjaga kestabilan tekanan darah dan mencegah terlepasnya gumpalan darah yang sedang terbentuk pada area pencabutan.

Konsumsi makanan dan minuman pun memerlukan penyesuaian khusus demi mempercepat proses regenerasi jaringan gusi yang terluka. Berdasarkan panduan dari buku teks bedah mulut terbitan EGC tahun 2020 yang disusun oleh tim ahli bedah, pasien disarankan untuk hanya mengonsumsi makanan yang bertekstur lembut atau cair serta bersuhu dingin atau suam-suam kuku. Makanan yang terlalu panas, pedas, keras, atau berukuran kecil seperti biji-bijian harus dihindari agar tidak masuk ke dalam soket gigi dan memicu terjadinya infeksi atau peradangan.

Apabila rasa nyeri masih dirasakan setelah efek obat bius habis, penggunaan obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter gigi harus dikonsumsi sesuai dengan dosis yang tertera. Sumber informasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tahun 2023 menegaskan bahwa penggunaan obat secara tepat dan menjaga pola istirahat yang cukup merupakan kunci utama keberhasilan pemulihan pasca pencabutan gigi. Jika dalam waktu beberapa hari ke depan terjadi pembengkakan yang tidak kunjung reda atau demam tinggi, pasien diimbau untuk segera kembali berkonsultasi dengan dokter gigi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....