Khasiat dan Efek Samping Konsumsi Teh
- 09 Sep 2026 11:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Teh telah lama dikenal sebagai salah satu minuman herbal paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat setiap harinya. Di balik kesegaran aroma serta rasa nikmat yang ditawarkannya, minuman kaya antioksidan ini menyimpan dua sisi mata uang bagi kesehatan tubuh manusia. Konsumsi teh dalam takaran yang tepat terbukti mampu memberikan berbagai manfaat perlindungan organ, namun di sisi lain, kebiasaan minum teh yang berlebihan atau kurang tepat waktu justru berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan fisiologis yang merugikan.
Berdasarkan informasi dan tinjauan kesehatan yang dikutip dari jurnal ilmiah resmi berjudul "The Health Benefits and Risks of Tea Consumption" yang dipublikasikan dalam Nutrition Bulletin pada tahun 2020 oleh peneliti Dr. Emma Richardson, kandungan senyawa polifenol dan katekin di dalam teh berperan aktif menangkal radikal bebas. Senyawa aktif tersebut terbukti secara klinis membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, memperlambat proses penuaan sel, serta meningkatkan metabolisme tubuh secara keseluruhan apabila diseduh tanpa tambahan gula berlebih.
Kendati menawarkan beragam manfaat preventif yang luar biasa, kebiasaan mengonsumsi teh secara berlebihan ternyata juga menyimpan dampak negatif yang patut diwaspadai oleh setiap penikmatnya. Kandungan senyawa tanin di dalam daun teh dapat menghambat proses penyerapan zat besi non-heme yang berasal dari makanan nabati di dalam saluran pencernaan. Apabila seseorang terbiasa minum teh pekat berbarengan atau tepat sesudah waktu makan berat, risiko terjadinya defisiensi zat besi atau anemia akan meningkat secara signifikan.
Dampak buruk berikutnya berkaitan dengan keberadaan unsur kafein yang secara alami terkandung di dalam sebagian besar jenis teh, baik teh hitam maupun teh hijau. Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi tanpa diimbangi asupan air putih yang memadai dapat memicu keluhan berupa peningkatan detak jantung, gangguan tidur atau insomnia, rasa cemas berlebihan, serta iritasi pada lambung bagi individu yang memiliki riwayat penyakit asam lambung atau maag. Oleh karena itu, pengaturan batas wajar harian menjadi kunci utama untuk meminimalisasi efek samping tersebut.
Secara keseluruhan, teh tetap merupakan pilihan minuman sehat yang sangat baik bagi tubuh asalkan dikonsumsi secara bijak dan proporsional. Menghindari penambahan gula berlebihan serta memberikan jeda waktu antara waktu makan dan minum teh akan membantu setiap individu dalam memperoleh khasiat optimal tanpa harus mengorbankan keseimbangan nutrisi harian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....