Kenali Computer Vision Syndrome dan Cara Mencegahnya

  • 02 Sep 2026 01:10 WIB
  •  Jember
Poin Utama
  • CVS

RRI.CO.ID.Jember. Computer Vision Syndrome atau sering juga disebut digital eye strain adalah kumpulan keluhan pada mata, penglihatan, leher dan bahu, yang muncul akibat penggunaan komputer, laptop, tablet, atau ponsel dalam waktu lama. Keluhan ini sering terjadi pada orang yang bekerja dengan layar digital setiap hari, terutama bila posisi kerja, pencahayaan, jarak pandang, atau kebiasaan istirahat mata kurang baik. Computer Vision Syndrome terjadi karena mata bekerja lebih berat saat menatap layar dalam waktu lama. Saat melihat layar, mata harus terus mempertahankan fokus pada tulisan, gambar, cahaya, dan kontras yang berubah-ubah. Selain itu, saat menatap layar, seseorang cenderung lebih jarang berkedip. Padahal, berkedip penting untuk menjaga kelembaban permukaan mata.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan atau memperberat Computer Vision Syndrome dikutip laman Kemenkes, antara lain:

1. Durasi menatap layar terlalu lama. Semakin lama seseorang bekerja di depan layar tanpa jeda, semakin besar kemungkinan mata menjadi lelah.

2. Jarak mata ke layar tidak sesuai. Layar yang terlalu dekat atau terlalu jauh membuat mata bekerja lebih keras untuk fokus.

3. Posisi layar kurang ergonomis. Layar yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak sejajar dapat menyebabkan mata, leher, bahu, dan punggung bekerja lebih berat.

4.Pencahayaan ruangan kurang baik. Ruangan yang terlalu gelap, terlalu terang, atau memiliki pantulan cahaya pada layar dapat membuat mata cepat lelah.

5. Ukuran huruf terlalu kecil. Tulisan yang kecil membuat mata harus lebih fokus dan dapat memicu sakit kepala atau pandangan kabur.

6. Gangguan refraksi yang belum dikoreksi. Mata minus, plus, silinder, atau mata tua yang tidak dikoreksi dengan kacamata sesuai dapat memperberat keluhan.

7. Kebiasaan kerja tanpa istirahat. Pekerja yang terus menerus menggunakan komputer tanpa jeda berisiko lebih tinggi mengalami keluhan mata dan otot.

Gejala Computer Vision Syndrome dapat berbeda pada setiap orang. Keluhan biasanya muncul setelah bekerja lama di depan layar dan dapat membaik setelah mata diistirahatkan. Gejala tersebut tidak hanya berkaitan dengan mata, tetapi juga dapat melibatkan keluhan otot dan postur tubuh. Karena itu, Computer Vision Syndrome penting dibahas sebagai masalah kesehatan kerja, bukan sekadar keluhan mata biasa. Gejala yang sering dirasakan antara lain:

Mata terasa lelah

Mata kering, perih, panas, atau seperti berpasir

Pandangan kabur

Sulit fokus setelah lama menatap layar

Mata merah atau berair

Sakit kepala

Mata terasa sensitif terhadap cahaya

Penglihatan ganda pada sebagian orang

Leher, bahu, atau punggung terasa pegal

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....