Cegah Nyeri Sendi sejak Dini, Pentingnya Kenali Kondisi Tubuh
- 22 Agt 2026 18:38 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Program Indonesia Sehat Pro 1 RRI Jember kembali hadir menyapa pendengar dengan mengangkat topik penting seputar kesehatan sendi bertajuk "Kiat Sehat Mencegah Nyeri Sendi" disiarkan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Menghadirkan dokter spesialis ortopedi, dr. M. Hasan, Sp.OT, M.Kes., siaran ini membahas tuntas berbagai keluhan nyeri sendi yang kerap dialami masyarakat, mulai dari usia muda hingga lanjut usia.
Dalam pemaparannya, dr. Hasan menjelaskan bahwa istilah medis yang umum digunakan untuk nyeri sendi adalah osteoartritis, yakni peradangan yang terjadi pada tulang sendi akibat keausan pada lapisan tulang rawan (bantalan sendi).
"Jadi sebetulnya nama penyakitnya itu yang dimaksud adalah osteoartritis jadi osteo itu tulang artro itu artro itu sendi tis itu berarti inflamasi jadi inflamasi yang terjadi pada tulang sendi karena keausan dari di sendi itu ada bantalan namanya itu tulang rawan lah itu mulai aus dan menyebabkan inflamasi". ujar dr. Hasan.
| Baca juga: Pentingnya Menjaga Kekuatan Otot Kaki Tubuh |
Lebih lanjut, dr. Hasan memetakan tiga faktor utama penyebab seseorang mengalami nyeri sendi.
"Saya biasanya menyederhanakan itu ada tiga faktor utama: satu obesitas, dua aktivitas berat, tiga usia." katanya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mengenali kapasitas tubuh dan berkompromi dengan kondisi fisik.
"Itulah istilahnya kita harus kompromi dengan penyakit kita bersahabat lah ya, bersahabat betul apapun yang dirasakan tubuh kita, kita harus mengenali dan kita bisa treatment sendiri." katanya.
Sebagai langkah penanganan awal, sendi tetap harus digerakkan secara teratur agar mendapatkan nutrisi dari cairan sendi, serta menjaga kekuatan otot penyokong di sekitarnya.
"Sendi itu tidak ada pembuluh darah yang lewat di situ jadi sendi itu dapat bisa makan itu dari cairan sendi kapan waktu dia bergerak artinya kalau sendi itu tidak bergerak ya tidak makan akhirnya sakit juga." katanya.
Dalam sesi interaktif yang turut melibatkan penelepon dari berbagai daerah seperti Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo ini, dr. Hasan juga memberikan saran terkait pemilihan olahraga yang aman bagi persendian.
"Kalau orang jalan itu masih bawa beban badan makanya kalau pilihan olahraga nomor satu ya tentunya renang yang kedua tentunya sepeda statis karena badannya ikut di-support di sadel, tangan kakinya bergerak, ototnya terjadi, sendinya juga bergerak bagus, jadi lututnya enggak terlalu banyak beban." jelas dr. Hasan.
Melalui siaran ini, dr. Hasan berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga berat badan ideal sejak usia muda guna meminimalisir risiko gangguan mobilitas dan menjaga kesehatan sendi jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....