Lima Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan Tubuh
- 10 Agt 2026 10:36 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember : Kegiatan donor darah selama ini identik dengan aksi kemanusiaan untuk membantu sesama yang membutuhkan pertolongan medis. Namun, manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh penerima (resipien). Bagi pendonor, merutinkan diri mendonorkan darah secara berkala membawa dampak positif yang sangat besar bagi kesehatan fisik maupun mental.
Dikutip RRI, 3 Maret 2026 dari laman halodoc.com, donor darah berperan penting dalam memastikan ketersediaan darah yang cukup dan aman di bank darah, sehingga dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan. Lantas, apa keuntungan dari donor darah? Kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat donor darah ini:
| Baca juga: Manfaat Jalan Kaki Harian |
Mendeteksi penyakit : Sebelum bisa mendonorkan darah, tentunya kamu harus melewati sejumlah pemeriksaan. Prosedur standarnya adalah pemeriksaan darah untuk mendeteksi penyakit serius. Ada beberapa tes yang kamu perlu lakukan, seperti HIV, sifilis, hepatitis B, hepatitis C, hingga malaria. Tujuannya untuk mencegah penularan penyakit melalui transfusi darah. Prosedur ini juga menjadi “lampu kuning” bagi pendonor agar lebih memperhatikan kondisi kesehatannya sendiri. Jika terdeteksi gangguan, mereka bisa segera memeriksakan diri.
Meningkatkan produksi sel darah : Donor darah bukan berarti bisa mengurang kadar darah yang kamu punya. Justru, kegiatan ini bisa meningkatkan produksi sel darah merah. Setelah melakukannya, sel darah memang akan berkurang. Namun, sumsum tulang belakang akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang hilang. Proses ini akan memakan waktu beberapa minggu. Dengan kata lain, seseorang yang mendonorkan darahnya secara teratur, tubuhnya akan menstimulasi pembentukan darah baru yang segar. Proses ini bisa membuat kamu menjadi lebih sehat.
Menjaga kesehatan jantung : Penelitian berjudul "Cardiovascular risk in 159.934 frequent blood donors while addressing the healthy donor effect", yang terbit pada BMJ Journal menemukan, meneliti 160.000 wanita yang mendonorkan darahnya secara rutin selama lebih dari 10 tahun. Menurut hasil studi di atas, donor darah menawarkan efek perlindungan jangka panjang terhadap penyakit kardiovaskular. Namun, efek ini hanya terlihat pada wanita dan bukan pada pria. Kegiatan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah hingga mencegah penyumbatan arteri. Rajin mendonorkan darah kira-kira mampu menurunkan risiko serangan jantung hingga 88 persen. Tak hanya itu, mendonorkan darah juga bisa meminimalkan risiko kanker, stroke, dan serangan jantung. Menariknya lagi, manfaat donor darah juga bisa membuat kadar zat besi dalam darah jadi stabil.
Menurunkan resiko kanker : Pemicu utama sel kanker adalah paparan radikal bebas dalam tubuh. Nah, zat ini biasanya menumpuk di dalam peredaran darah kamu. Dengan melakukannya, risiko kanker pun bisa diminimalisir. Termasuk kanker hati, paru-paru, usus besar, perut, dan tenggorokan.
Membakar kalori : "Studi An Interculturan and semi-confessional reflection on blood donation" menemukan, bahwa membakar kalori jadi salah satu manfaat donor darah. Faktanya, setiap 450 mililiter darah yang kamu donorkan bisa membakar sampai 650 kalori. Namun, pastikan banyak minum air putih dan mengonsumsi makanan sebelum melakukan donor. Sebab, tubuh harus dalam keadaan prima, sehingga kamu tidak mengalami efek samping negatif setelahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....