Bebas Pusing: Trik Ampuh Cegah Mabuk Perjalanan

  • 06 Agt 2026 19:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan darat, laut, maupun udara sering kali menjadi momen yang menyenangkan untuk berlibur atau mengunjungi sanak saudara. Namun, bagi sebagian orang, dinamika goncangan dan pergerakan kendaraan kerap memicu ketidaknyamanan fisik berupa rasa mual, pusing, hingga muntah di tengah jalan. Kondisi yang dikenal sebagai mabuk perjalanan ini tentu dapat merusak keseruan agenda bepergian dan menurunkan stamina tubuh secara drastis sebelum sampai di tempat tujuan.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari jurnal kesehatan travel berjudul "Motion Sickness: Causes, Prevention, and Treatment Strategies" yang diterbitkan oleh Journal of Travel Medicine pada tahun 2022 oleh Dr. Clara Melianie, mabuk perjalanan terjadi akibat ketidakcocokan sinyal sensorik yang diterima oleh otak dari mata, telinga bagian dalam, dan otot tubuh. Ketika mata melihat interior mobil yang diam tetapi tubuh merasakan getaran serta goncangan, otak mengalami kebingungan dalam memproses informasi keseimbangan. Pemahaman mengenai akar permasalahan ini menjadi landasan penting untuk menerapkan langkah pencegahan yang tepat sebelum memulai perjalanan.

Langkah preventif pertama yang sangat dianjurkan untuk menghindari mabuk perjalanan adalah memilih posisi duduk yang paling stabil di dalam kendaraan. Penumpang disarankan untuk duduk di kursi depan mobil, di bagian tengah kapal laut, atau di dekat sayap pesawat terbang untuk meminimalkan efek guncangan fisik yang dirasakan oleh tubuh. Berdasarkan panduan medis kesehatan perjalanan dalam jurnal tersebut, memusatkan pandangan mata ke arah horison jalan di luar jendela juga membantu menyelaraskan kembali sinyal keseimbangan di dalam otak.

Selain pengaturan posisi duduk, menjaga asupan makanan dan minuman sebelum serta selama perjalanan berlangsung memegang peranan krusial untuk mencegah lambung bergejolak. Konsumsi makanan berat yang terlalu berlemak, pedas, atau berbau tajam sangat dihindari karena dapat mempercepat timbulnya rasa mual akibat proses pencernaan yang lambat di dalam kendaraan. Berdasarkan tips kesehatan transportasi, mengonsumsi camilan kering ringan serta air putih secukupnya justru menjaga perut tetap nyaman tanpa membebani sistem pencernaan.

Oleh karena itu, persiapan fisik yang matang dan pemilihan strategi perjalanan yang tepat menjadi kunci utama untuk menikmati liburan jarak jauh tanpa gangguan mabuk kendaraan. Penggunaan aromaterapi berbahan dasar mint atau jahe juga dapat dimanfaatkan sebagai langkah pertolongan pertama yang efektif untuk meredakan gejolak mual di tengah jalan. Dengan kedisiplinan dalam menerapkan berbagai langkah pencegahan tersebut, perjalanan panjang dapat dilalui dengan perasaan yang tenang, bugar, dan menyenangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....