Kanker Bukan Akhir, Deteksi Dini Tingkatkan Peluang Kesembuhan

  • 31 Jul 2026 13:55 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Kanker masih menjadi salah satu penyakit yang paling banyak dikhawatirkan masyarakat. Namun, kanker bukanlah akhir dari segalanya. Dengan mengenali gejala sejak dini, memahami faktor risikonya, serta menerapkan pola hidup sehat, peluang keberhasilan pengobatan dapat meningkat secara signifikan.

Dalam program Jaga Malam Pro 2 Jember edisi 8 Agustus 2025, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jember sekaligus perwakilan SCOPH CIMSA UNEJ, Jesslyn Valencia, menjelaskan bahwa kanker merupakan penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang berlangsung tidak terkendali di dalam tubuh. Menurutnya, pada kondisi normal tubuh memiliki mekanisme yang mengatur pertumbuhan hingga kematian sel. Namun, pada penderita kanker mekanisme tersebut terganggu sehingga sel yang seharusnya mati justru terus hidup dan berkembang menjadi tumor ganas yang dapat menyebar ke organ lain.

Jesslyn mengatakan, tumor dibedakan menjadi dua jenis, yakni tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak umumnya tumbuh perlahan serta tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Sebaliknya, tumor ganas atau kanker memiliki pertumbuhan yang cepat dan mampu menyebar melalui darah maupun jaringan tubuh sehingga dapat mengganggu fungsi organ vital.

"Kanker sering disebut sebagai silent disease karena pada tahap awal banyak kasus tidak menimbulkan gejala yang khas. Akibatnya, pasien baru mengetahui penyakitnya ketika sudah memasuki stadium lanjut," ujar Jesslyn dalam program Jaga Malam Pro 2 RRI Jember, Jumat (8/8/2025).

Ia menjelaskan sejumlah tanda awal yang perlu diwaspadai, seperti munculnya benjolan yang tidak kunjung hilang, luka yang sulit sembuh, perubahan bentuk atau warna tahi lalat, perubahan pola buang air besar maupun buang air kecil, batuk disertai darah, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, kelelahan berkepanjangan, suara serak atau sulit menelan, hingga nyeri yang menetap. Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu menandakan kanker sehingga pemeriksaan ke tenaga kesehatan tetap diperlukan apabila keluhan berlangsung selama dua minggu atau lebih.

Menurut Jesslyn, semakin dini kanker terdeteksi, semakin besar peluang keberhasilan terapi yang dapat diberikan kepada pasien. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mengabaikan perubahan kondisi tubuh yang berlangsung terus-menerus dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila menemukan gejala yang mencurigakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....