Raphides, Jarum Mikro yang Terkandung pada Nanas dan Talas
- 30 Jul 2026 09:00 WIB
- Jember
Poin Utama
- mengenal raphides
RRI.CO.ID, Jember. Nanas dan talas adalah dua tanaman yang sering dikonsumsi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Nanas dikenal karena rasanya yang manis dan asam serta kandungan vitaminnya yang tinggi, sementara talas sering digunakan dalam berbagai hidangan tradisional. Berdasarkan laman klikdokter 6 November 2024, dr. Gia Pratama membahas apa itu raphides, efek sampingnya pada tubuh, serta cara menghilangkan rasa gatal yang disebabkan oleh raphides.
Raphides adalah kristal kalsium oksalat berbentuk jarum yang ditemukan dalam jaringan tanaman. Mereka terbentuk di dalam vakuola sel tanaman dan seringkali berfungsi sebagai mekanisme pertahanan terhadap herbivora. Ketika tanaman terganggu, misalnya saat dimakan, raphides dilepaskan dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mulut, atau saluran pencernaan hewan yang mencoba memakannya.
Selain nanas dan talas, raphides juga ditemukan di berbagai tanaman lain, termasuk beberapa spesies dari keluarga Araceae (seperti keladi), Amaryllidaceae, dan Oxalidaceae. Di dalam nanas, raphides terdapat dalam buahnya, sedangkan dalam talas, raphides lebih banyak ditemukan di bagian umbinya.
Struktur dan Fungsi
Raphides berbentuk seperti jarum kecil yang sangat tajam. Ukurannya bervariasi tergantung pada spesies tanaman, tetapi biasanya sangat kecil sehingga hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Fungsi utama raphides adalah sebagai mekanisme pertahanan. Ketika jaringan tanaman rusak, raphides akan dilepaskan dan menyebabkan iritasi pada hewan atau manusia yang bersentuhan dengannya.
Efek Samping Raphides pada Tubuh
Berikut ini beberapa efek samping yang bisa Kamu alami setelah mengonsumsi tanaman yang mengandung raphides dilansir Klikdokter :
Iritasi kulit dan mata
Salah satu efek samping yang paling umum dari raphides adalah iritasi kulit. Kontak langsung dengan raphides dapat menyebabkan rasa gatal, kemerahan, dan iritasi pada kulit. Jika raphides masuk ke mata, mereka dapat menyebabkan iritasi mata yang parah, termasuk rasa perih dan mata berair.
Iritasi mulut dan tenggorokan
Mengonsumsi tanaman yang mengandung raphides, seperti nanas atau talas, dapat menyebabkan iritasi pada mulut dan tenggorokan. Raphides dapat menembus jaringan lunak di dalam mulut, menyebabkan sensasi terbakar, gatal, atau kesemutan. Pada kasus yang lebih parah, ini dapat menyebabkan pembengkakan dan kesulitan menelan.
Gangguan saluran pencernaan
Jika tertelan, raphides dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Gejala yang mungkin timbul termasuk mual, muntah, diare, dan sakit perut. Dalam beberapa kasus, iritasi yang parah dapat menyebabkan pendarahan atau infeksi.
Reaksi alergi
Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap raphides. Gejala alergi bisa bervariasi dari ringan hingga berat dan dapat mencakup ruam kulit, gatal-gatal, pembengkakan, dan kesulitan bernapas. Reaksi alergi yang parah memerlukan perhatian medis segera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....