Banyuwangi Bersiap Jadi Sentra Pendidikan Dokter Spesialis

  • 06 Jul 2026 09:32 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi bersiap menjadi salah satu sentra pendidikan dokter spesialis di Jawa Timur. Langkah tersebut dimulai melalui kerja sama antara Universitas Airlangga (Unair) dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan menyiapkan RSUD Blambangan dan RSUD Genteng sebagai rumah sakit jejaring Pendidikan Profesi Dokter Spesialis (PPDS), Sabtu 4 Juli 2026.

Kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan kedokteran di Banyuwangi setelah kedua rumah sakit ditetapkan sebagai wahana pendidikan bagi mahasiswa profesi dokter Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwangi.

Rektor Unair Prof. Dr. Muhammad Madyan mengatakan, pihaknya kini tengah memetakan kebutuhan layanan dokter spesialis di Banyuwangi. Sejumlah bidang spesialis yang berpotensi dikembangkan meliputi penyakit dalam, onkologi, radiologi, hingga layanan pendukung kemoterapi. Kajian tersebut juga mempertimbangkan kesiapan fasilitas rumah sakit serta ketersediaan tenaga pendidik dari Fakultas Kedokteran Unair.

"Kami mendapat informasi bahwa kasus kanker cukup banyak ditangani di Banyuwangi. Karena itu kebutuhan layanan terkait hal tersebut menjadi bagian yang sedang kami pelajari," ujar Maydan, Sabtu 4 Juli 2026.

Madyan menambahkan, pengembangan pendidikan kedokteran di Banyuwangi merupakan kelanjutan komitmen Unair sejak membuka kampus di daerah tersebut sekitar 15 tahun lalu. Seiring berkembangnya Program Studi Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi, minat calon mahasiswa juga terus meningkat dan kini berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan kerja sama tersebut tidak hanya memperkuat pendidikan kedokteran, tetapi juga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran rumah sakit jejaring PPDS akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan di Banyuwangi.

"Kami sangat menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran rumah sakit sebagai wahana pendidikan kedokteran spesialis. Ini akan menguntungkan bagi pembangunan sektor kesehatan di Banyuwangi," ujar Ipuk.

Kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan kedokteran di Banyuwangi setelah kedua rumah sakit ditetapkan sebagai wahana pendidikan bagi mahasiswa profesi dokter Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwangi.

Kehadiran rumah sakit jejaring PPDS juga diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan spesialis yang semakin lengkap tanpa harus banyak dirujuk ke daerah lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....