Pemuda di Balung usai Menjalani Perawatan di RSJ Malang

  • 03 Jul 2026 13:40 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang– Seorang pemuda berinisial BF, 21, warga Dusun Lohong RT 06 RW 02, Desa Karang Semanding, Kecamatan Balung, Jember, dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Malang. Perujukan dilakukan setelah yang bersangkutan diduga mengamuk, memukuli, dan menginjak-injak kedua orang tuanya hingga babak belur pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Gunawan Santoso, Perawat Desa Karang Semanding, Balung, membenarkan adanya perujukan tersebut. Menurutnya, BF dibawa ke RSJ Malang pada Rabu, 1 Juli 2025, karena perilakunya dinilai membahayakan orang di sekitarnya.

“Yang bersangkutan seringkali mengamuk dan memukul orang yang berada di sekitarnya, sehingga dinilai membahayakan banyak orang,” kata Gunawan, Jumat, 3 Juli 2026.

Gunawan menyebut, pihak desa dan keluarga kerap menerima laporan terkait kondisi BF. Selama ini, BF menunjukkan perilaku agresif tidak hanya kepada ayah dan ibu kandungnya, tetapi juga kepada adik kandung serta tetangganya.

“Selama ini kami sering dapat laporan. Yang bersangkutan sering marah-marah dan menganiaya bapak kandung, ibu, serta membuat adiknya ketakutan. Kejadian ini sudah berlangsung beberapa tahun lalu, dulu masih bisa ditangani, tapi sekarang sudah tidak bisa lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, BF sebenarnya telah menjalani pengobatan rutin setiap bulan. Tim penanggung jawab kesehatan jiwa dari Puskesmas Karangduren juga disebut rutin memberikan penanganan.

“Kami dan penanggungjawab Jiwa Puskesmas Karangduren rutin setiap bulan untuk memberikan pengobatan jiwa. Terakhir tadi malam sekitar jam 23.00 dari Liposos,” jelasnya.

Gunawan menekankan, penanganan kasus kejiwaan tidak cukup hanya dengan pengobatan rutin. Dukungan dari keluarga menjadi faktor penting dalam proses pemulihan pasien.

“Kasus kejiwaan tidak hanya pengobatan rutin, yang paling penting dukungan keluarga juga sangat dibutuhkan untuk kesembuhan pasien,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, BF masih menjalani perawatan di RSJ Malang untuk observasi dan penanganan lebih lanjut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....