Rekomendasi Menu Makanan yang Aman Bagi Penderita Asam Lambung
- 26 Mei 2026 14:17 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember : Bagi sebagian orang, sensasi terbakar di dada atau rasa pahit di tenggorokan setelah makan sudah menjadi 'tamu tidak diundang' yang akrab. Gejala ini sering kali menjadi sinyal bahwa kadar asam lambung Anda sedang tidak bersahabat. Dilansir dari laman halodoc.com, Asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi ketika cairan asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus). Cairan asam tersebut menyebabkan iritasi pada lapisan kerongkongan karena jaringan tersebut tidak didesain untuk menahan tingkat keasaman lambung yang tinggi. Kondisi ini terjadi akibat melemahnya sfingter esofagus bawah (otot berbentuk cincin yang berfungsi sebagai katup antara kerongkongan dan lambung). Dalam kondisi normal, otot ini akan tertutup rapat setelah makanan masuk ke dalam lambung agar isi lambung tidak naik kembali ke atas.
Penyebab utama naiknya asam lambung adalah kegagalan fungsi otot sfingter esofagus bagian bawah untuk menutup secara sempurna. Hal ini mengakibatkan tekanan di dalam perut mendorong isi lambung masuk kembali ke saluran pernapasan atas atau kerongkongan secara tidak terkendali. Faktor risiko lain yang memicu kondisi ini meliputi obesitas (berat badan berlebih) yang meningkatkan tekanan pada area perut. Selain itu, kondisi kehamilan, keberadaan hernia hiatus (bagian lambung menonjol ke area dada), serta kebiasaan merokok dapat memperparah kelemahan otot katup lambung. Makanan untuk asam lambung yang aman adalah jenis makanan yang memiliki kadar keasaman rendah dan tidak memicu produksi asam berlebih. Pemilihan bahan makanan yang tepat membantu menenangkan sistem pencernaan dan mempercepat pemulihan peradangan pada dinding lambung atau kerongkongan. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita asam lambung:
Oatmeal: Sumber serat gandum utuh yang mampu menyerap asam lambung dan memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa memicu refluks.
Jahe: Memiliki sifat antiinflamasi alami yang efektif meredakan nyeri ulu hati dan mual yang sering menyertai naiknya asam lambung.
Pisang dan Melon: Buah non-citrus yang memiliki kadar pH tinggi (alkalin) sehingga dapat membantu menetralkan tingkat keasaman di dalam perut.
Sayuran Hijau: Brokoli, asparagus, kacang panjang, dan bayam memiliki kadar lemak serta gula yang sangat rendah, sehingga aman bagi lambung sensitif.
Daging Tanpa Lemak: Dada ayam tanpa kulit atau ikan yang diolah dengan cara direbus atau dipanggang untuk meminimalkan beban kerja lambung.
Putih Telur: Pilihan protein yang baik dan rendah lemak, namun pastikan untuk menghindari kuning telur yang mengandung lemak tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....