Makanan yang Membantu Perkuat Daya Tahan Tubuh

  • 24 Apr 2026 17:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Jember - Studi dalam International Journal of Molecular Sciences mempelajari tujuh tanaman obat yang diyakini membantu menjaga keseimbangan redoks—yakni keseimbangan antara reaksi oksidasi dan reduksi di dalam tubuh. Keseimbangan ini penting bagi fungsi sel dan sistem kekebalan tubuh yang optimal.

Superfood dengan Potensi Terapi Alami

Peneliti mengulas tanaman-tanaman yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, antara lain:

Jamur shiitake

Ginseng

Kunyit

Jintan hitam

Buah beri

Moringa atau kelor

Kemangi suci (tulsi)

Manfaat Shiitake untuk Terapi Kanker

Jamur shiitake (Lentinula edodes) mengandung lentinan, senyawa yang mendukung sistem imun dan telah digunakan dalam terapi kanker serta penyakit radang usus. Lentinan diketahui mengatur keseimbangan Th1-Th2 dan dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau infus. Namun, tidak disarankan bagi penderita alergi jamur atau pengguna obat yang dimetabolisme oleh enzim CYP450.

Ginseng untuk Perlindungan Organ

Panax ginseng terbukti memiliki sifat antioksidan dan protektif organ, terutama pada penderita nefropati diabetik. Proses pengukusan menghasilkan ginseng merah yang meningkatkan kandungan senyawa aktif seperti Rg1, Re, Rb1, dan Rd, yang masing-masing memiliki manfaat untuk pembuluh darah, pankreas, dan ginjal.

Kunyit dan Piperin: Kombinasi Penting

Kunyit (Curcuma longa) mengandung kurkumin yang dikenal sebagai antioksidan, antikanker, dan antiinflamasi. Namun, efektivitas kurkumin meningkat signifikan bila dikonsumsi bersama piperin dari lada hitam.

Jintan Hitam Dukung Imunitas dan Metabolisme

Jintan hitam (Nigella sativa) mengandung timoquinon yang bersifat antioksidan kuat. Studi pada manusia menunjukkan konsumsi minyak jintan hitam meningkatkan enzim antioksidan, menurunkan tekanan darah, serta memperbaiki kadar gula dan kolesterol.

Daun Kelor dan Buah Beri Kaya Antioksidan

Buah beri dan daun kelor (moringa) kaya akan quercetin, kaempferol, dan asam klorogenat yang menekan peradangan dan melindungi organ vital. Kombinasi senyawa ini terbukti meningkatkan aktivitas Nrf2, sebuah protein yang memicu sistem pertahanan antioksidan tubuh.

Tulsi, Si Kemangi Suci dari India

Kemangi suci atau Ocimum sanctum mengandung eugenol dan flavonoid yang memperkuat ekspresi gen antioksidan. Pada studi tikus diabetes, tulsi menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh.

Rangkaian temuan ini memperkuat bukti bahwa pangan nabati dan obat tradisional dapat mendukung pengobatan modern, terutama dalam menangani penyakit yang berkaitan dengan stres oksidatif dan peradangan kronis. Namun, para peneliti menegaskan bahwa uji klinis lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan jangka panjang dari intervensi ini dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....