Makanan Rumahan Aman di Suhu Ruang Maksimal 4 Jam

  • 19 Mar 2026 16:02 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID. Makanan rumahan sering dianggap lebih sehat dan aman dibandingkan makanan cepat saji. Namun, bukan berarti makanan yang sudah dimasak bisa dibiarkan begitu saja di suhu ruang tanpa batas waktu. Menurut pakar gizi IPB University, ada aturan penting yang wajib diperhatikan agar makanan tetap aman dikonsumsi. Reisi Nurdiani, SP, MS, dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, menjelaskan bahwa makanan matang yang disimpan di suhu ruang 25–30°C hanya aman dikonsumsi dalam waktu 2–4 jam. Jika suhu ruangan lebih panas, yakni di atas 32°C, maka waktu amannya bahkan hanya 1 jam.

Bahaya Bakteri dan Toksin

Makanan yang terlalu lama dibiarkan di suhu ruang berada dalam kondisi berbahaya, karena mikroorganisme dapat berkembang biak sangat cepat. Suhu rawan bagi pertumbuhan bakteri berada di rentang 5°C–60°C.

Lebih lanjut, Reisi menekankan bahwa menyimpan makanan semalaman di suhu ruang sangat berisiko, meskipun dipanaskan kembali. Hal ini karena ada bakteri, seperti Staphylococcus aureus, yang mampu menghasilkan toksin tahan panas. “Toksin ini tidak bisa dimatikan hanya dengan pemanasan,” jelasnya.

Tips Menyimpan dan Menghangatkan Makanan

Untuk menjaga keamanan pangan, Reisi menyarankan:

1. Segera dinginkan makanan setelah dimasak bila tidak langsung dikonsumsi.

2. Simpan di lemari es dengan suhu maksimal 5°C.

3. Panaskan kembali makanan hingga suhu internal minimal 74°C sebelum dimakan.

4. Hindari pemanasan berulang lebih dari satu kali, karena dapat menurunkan kualitas gizi dan meningkatkan risiko kontaminasi.

5. Meski beberapa bumbu dapur, seperti kunyit, bawang, dan cabai, memiliki senyawa antimikroba alami yang bisa memperpanjang umur simpan, hal itu tidak membuat makanan sepenuhnya aman. Bahan makanan segar seperti sayuran dan daging tetap rentan rusak jika terlalu lama dibiarkan di suhu ruang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....