Puasa Tetap Bugar, Sesuaikan Volume Latihan
- 27 Feb 2026 14:28 WIB
- Jember
RRI.co.id, Jember — Menjalani puasa tidak menjadi alasan untuk menghentikan aktivitas olahraga. Kebugaran tetap dapat dipertahankan selama volume latihan disesuaikan dengan kondisi tubuh dan pola asupan selama berpuasa. Perubahan pola makan dan waktu istirahat saat puasa memengaruhi cadangan energi serta status hidrasi. Tubuh yang tidak mendapatkan asupan cairan dalam waktu lama cenderung lebih rentan mengalami kelelahan jika dipaksa menjalani latihan dengan volume tinggi. Oleh karena itu, penyesuaian durasi dan frekuensi latihan menjadi langkah yang dianjurkan.
Volume latihan mengacu pada total durasi dan beban aktivitas dalam satu periode tertentu. Saat puasa, pengurangan volume dapat dilakukan dengan memangkas jarak tempuh, mengurangi repetisi, atau memperpendek durasi sesi latihan. Pendekatan ini membantu menjaga kebugaran tanpa membebani tubuh secara berlebihan. Selain volume, intensitas juga perlu dikontrol. Latihan ringan hingga sedang lebih disarankan dibanding sesi berintensitas tinggi. Aktivitas seperti jalan cepat, jogging santai, latihan kekuatan dengan beban moderat, atau peregangan dinilai membantu mempertahankan kondisi fisik tanpa meningkatkan risiko dehidrasi.
Waktu pelaksanaan latihan turut berpengaruh terhadap efektivitas dan keamanan. Sesi olahraga dapat dilakukan menjelang berbuka agar pemulihan cairan segera dilakukan, atau beberapa jam setelah berbuka ketika energi sudah kembali tersedia. Penyesuaian jadwal membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan ibadah dan kebugaran. Asupan nutrisi saat sahur dan berbuka memegang peranan penting dalam mendukung pemulihan. Karbohidrat kompleks membantu menjaga energi lebih stabil, sementara protein mendukung perbaikan jaringan otot. Hidrasi yang cukup pada malam hari hingga menjelang sahur membantu mengurangi risiko kram dan kelelahan.
Pemantauan kondisi tubuh tetap menjadi prioritas. Jika muncul gejala seperti pusing, lemas berlebihan, atau penurunan konsentrasi, latihan sebaiknya dihentikan atau diturunkan intensitasnya. Pendekatan bertahap dan realistis membantu menjaga performa tetap stabil selama menjalani puasa. Penyesuaian volume latihan menjadi strategi efektif agar aktivitas fisik tetap berjalan aman. Dengan perencanaan yang tepat, puasa dan olahraga dapat dijalani secara seimbang tanpa mengorbankan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....