Tips Puasa Sehat dan Tetap Bertenaga

  • 27 Feb 2026 09:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Puasa bukan hanya ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki pola makan, mengatur ritme tubuh, dan meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan. Agar tetap bertenaga sepanjang hari, diperlukan strategi yang tepat sejak sahur hingga waktu berbuka dikutip dari Mayo Clinic.

Sahur memegang peranan penting dalam menjaga energi. Melewatkan sahur dapat menyebabkan tubuh lebih cepat lemas karena kadar gula darah turun lebih cepat. Pilih makanan dengan karbohidrat kompleks seperti oat, nasi merah, atau roti gandum utuh karena dicerna lebih lambat dan memberikan energi yang stabil. Tambahkan sumber protein seperti telur, yogurt, atau kacang-kacangan untuk membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Serat dari buah dan sayur juga membantu memperlambat proses pencernaan sehingga energi lebih tahan lama.

Selain asupan makanan, hidrasi juga sangat penting. Dehidrasi merupakan penyebab utama rasa lelah dan sakit kepala saat puasa. Pastikan mencukupi kebutuhan cairan di antara waktu berbuka dan sahur. Minumlah air secara bertahap dan hindari minuman berkadar gula tinggi karena dapat memicu lonjakan energi yang cepat turun kembali. Batasi konsumsi kafein berlebihan agar tubuh tidak kehilangan cairan lebih cepat.

Saat berbuka, sebaiknya tidak langsung makan dalam porsi besar. Awali dengan air putih dan makanan ringan seperti kurma atau buah untuk mengembalikan kadar gula darah secara perlahan. Beri jeda sebelum mengonsumsi makanan utama agar sistem pencernaan tidak kaget. Pola ini membantu mencegah rasa begah dan lonjakan gula darah yang drastis.

Tetap aktif selama puasa juga membantu menjaga kebugaran. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau peregangan dapat mempertahankan metabolisme tanpa membuat tubuh terlalu lelah. Jika ingin berolahraga lebih intens, waktu terbaik adalah setelah berbuka agar tubuh sudah mendapatkan asupan energi dan cairan yang cukup.

Istirahat yang cukup juga berperan besar dalam menjaga stamina. Perubahan jadwal makan sering kali memengaruhi pola tidur. Kurang tidur dapat menurunkan konsentrasi dan membuat tubuh terasa lebih lemah. Usahakan tetap memenuhi kebutuhan tidur harian agar tubuh memiliki waktu pemulihan yang optimal.

Puasa yang sehat bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi tentang bagaimana mengelola energi, cairan, aktivitas, dan waktu istirahat secara seimbang. Dengan strategi yang tepat, tubuh dapat tetap bertenaga dan produktif sepanjang hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....