Rahasia Sehat Transformasi Biologis Tubuh saat Berpuasa
- 23 Feb 2026 09:19 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Puasa telah menjadi bagian dari budaya dan spiritualitas manusia selama berabad-abad. Namun, sains modern kini mengungkap bahwa menahan lapar dan dahaga dalam durasi tertentu bukan sekadar ujian kesabaran, melainkan mekanisme canggih untuk mengoptimalkan kinerja biologis manusia. Berikut ini adalah beberapa manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh :
Autofagi: Proses "Pembersihan" Sel Otomatis : Salah satu penemuan paling revolusioner dalam biologi adalah autofagi. Saat tubuh tidak menerima asupan makanan selama 12 jam atau lebih, sel-sel mulai melakukan proses pembersihan diri. Contoh proses pembersihan diri yang dimaksud seperti Menghancurkan Sel Rusak yang teridentifikasi adalah tubuh untuk kemudian didaur ulang menjadi energi.
Metabolisme dan Sensitivitas Insulin : Puasa adalah cara paling efektif untuk mengatur ulang (reset) metabolisme tubuh. Dalam kondisi tanpa makanan, kadar insulin menurun drastis, yang memberikan dua dampak besar yaitu membakar lemak dan mengontrol gula darah. Tubuh beralih dari membakar glukosa menjadi membakar lemak cadangan sebagai sumber energi utama. Selain itu Penurunan resistensi insulin sangat bermanfaat bagi penderita pradiabetes atau mereka yang ingin menjaga berat badan ideal secara stabil.
Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah : Penelitian menunjukkan bahwa pola makan terjadwal atau puasa rutin dapat memperbaiki profil kardiovaskular. Manfaatnya meliputi penurunan tekanan darah yang dapat mengurangi beban jantung, menurunkan kadar kolesterol jahan dan trigliserida dalam darah, mengurangi peradangan kronis yang merupakan akar dari berbagai penyakit jantung.
Peningkatan Fungsi Kognitif dan Mental : Efek puasa tidak hanya terasa di fisik, tapi juga pada ketajaman mental. Saat berpuasa, tubuh meningkatkan produksi protein yang disebut BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....