Kafein dan Mimpi Menakutkan: Ini Penjelasan Ilmiahnya
- 19 Feb 2026 08:30 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Banyak orang melaporkan pengalaman mimpi yang terasa lebih jelas, intens, bahkan menakutkan setelah mengurangi konsumsi kafein. Fenomena ini diulas dalam laporan BBC Future berjudul “The truth about caffeine and scary dreams” yang dipublikasikan pada 19 September 2025.
Dalam laporannya, BBC Future menjelaskan bahwa kafein tidak secara langsung menyebabkan mimpi buruk. Namun, perubahan pola tidur akibat konsumsi atau penghentian kafein dapat memengaruhi kualitas mimpi yang dialami seseorang.
Kafein dikenal sebagai zat stimulan yang bekerja dengan menghambat adenosin, senyawa di otak yang berperan dalam memicu rasa kantuk. Efek ini membantu menjaga kewaspadaan, tetapi juga dapat mengganggu pola tidur, terutama jika kafein dikonsumsi pada sore atau malam hari.
Masih menurut artikel tersebut, kafein dapat mengurangi durasi dan kualitas tidur, termasuk fase Rapid Eye Movement (REM) — tahap tidur ketika mimpi paling sering terjadi. Tidur yang terganggu membuat fase REM menjadi lebih pendek atau terfragmentasi.
Ketika seseorang mulai mengurangi atau menghentikan konsumsi kafein, tubuh dapat mengalami kondisi yang disebut REM rebound, yakni peningkatan durasi fase REM. Pada fase inilah mimpi menjadi lebih hidup, detail, dan mudah diingat saat terbangun. Hal inilah yang membuat sebagian orang merasa mimpi mereka menjadi lebih intens atau menegangkan.
Laporan ini juga menegaskan bahwa mimpi yang terasa menakutkan bukan semata-mata disebabkan oleh kafein, melainkan oleh perubahan kualitas tidur yang lebih dalam dan stabil. Mimpi yang kuat secara emosional lebih mungkin terjadi ketika otak memasuki fase REM yang lebih panjang dan tidak terganggu.
Para ahli menyarankan agar masyarakat lebih memperhatikan waktu konsumsi kafein. Menghindari minuman berkafein setidaknya enam jam sebelum tidur dapat membantu menjaga kualitas tidur dan mengurangi gangguan mimpi.
Meski pengalaman setiap orang berbeda, laporan ini menunjukkan bahwa hubungan antara kafein, kualitas tidur, dan mimpi merupakan proses biologis yang saling berkaitan, bukan sekadar mitos.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....