Bahaya Gas Whip Pink, Ini Risikonya

  • 04 Feb 2026 08:30 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Gas whip pink belakangan ramai diperbincangkan karena sering disalahgunakan untuk sensasi “high” sesaat. Padahal, produk ini sejatinya merupakan gas pengisi krim (whipped cream charger) yang umumnya mengandung nitrous oxide (N2O), dan bukan untuk dihirup.

Dijelaskan dalam jurnal Harvard HealthNitrous oxide yang dihirup secara sengaja bisa memicu efek pusing, euforia, hingga hilang kesadaran dalam waktu singkat. Banyak orang mengira ini “aman” karena sering dipakai di industri makanan, padahal cara penggunaannya berbeda. Jika masuk ke tubuh lewat inhalasi, gas ini dapat mengganggu suplai oksigen ke otak

Bahaya paling serius dari penyalahgunaan gas whip adalah risiko kekurangan oksigen (hipoksia). Kondisi ini bisa menyebabkan pingsan mendadak, kejang, bahkan kematian, terutama bila digunakan berulang atau di ruang tertutup. Tidak sedikit kasus korban jatuh, terbentur, atau mengalami kecelakaan karena hilang kontrol tubuh.

Selain itu, penggunaan nitrous oxide secara rutin dapat menyebabkan kerusakan saraf. Gas ini diketahui dapat mengganggu kerja vitamin B12 dalam tubuh, sehingga berisiko memicu mati rasa pada tangan-kaki, kesemutan parah, gangguan berjalan, hingga kerusakan saraf permanen bila terus dilakukan.

Pakar kesehatan mengingatkan, tren menghirup gas whip pink bukan sekadar “gaya hidup”, melainkan penyalahgunaan zat yang berbahaya. Jika menemukan gejala seperti lemas, kesemutan, sulit berjalan, sesak napas, atau penurunan kesadaran setelah terpapar, segera cari pertolongan medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....