Bahaya Santan bagi Kesehatan
- 29 Mei 2025 20:35 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Santan kelapa merupakan bahan masakan yang sangat umum di Indonesia dan negara tropis lainnya. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang kental membuatnya menjadi bahan favorit dalam berbagai hidangan seperti rendang, opor, gulai, dan kolak. Namun, di balik kelezatannya, konsumsi santan dalam jumlah berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan dikutip dari American Heart Association:
1. Meningkatkan Risiko Kolesterol Tinggi
Santan mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat dalam darah. Kadar LDL yang tinggi dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
2. Berpotensi Menyebabkan Obesitas
Lemak dalam santan mengandung kalori tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup, bisa menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas, yang merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit kronis.
3. Gangguan Pencernaan
Pada sebagian orang, konsumsi santan bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti perut kembung, diare, atau mual, terutama bagi yang memiliki sensitivitas terhadap lemak tinggi atau memiliki kondisi medis seperti gastritis atau sindrom iritasi usus besar (IBS).
4. Risiko Radang dan Penyakit Kronis
Lemak jenuh yang tinggi dapat memicu peradangan kronis dalam tubuh, yang dikaitkan dengan penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner. Konsumsi santan secara terus-menerus tanpa pengaturan gizi seimbang bisa memperparah kondisi ini.
5. Mudah Tercemar Bila Tidak Diolah dengan Benar
Santan segar cepat basi jika tidak disimpan atau dimasak dengan benar. Santan basi dapat menyebabkan keracunan makanan karena pertumbuhan bakteri seperti Bacillus cereus atau E. coli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....