Apa Saja Gejala Cikungunya?

  • 17 Feb 2025 12:48 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Cikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Chikungunya dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Meskipun tidak mematikan, penyakit ini bisa menyebabkan gejala yang mengganggu dan berkepanjangan. Cikungunya banyak ditemukan di Indonesia karena beberapa faktor utama yang mendukung penyebaran virus dan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti serta Aedes albopictus, yang menjadi vektornya, di antaranya adalah Indonesia memiliki suhu hangat dan kelembapan tinggi sepanjang tahun, yang merupakan kondisi ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak, di tambah hadirnya musim hujan yang memperbanyak genangan air, sehingga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Gejala chikungunya biasanya muncul 2–7 hari setelah gigitan nyamuk yang membawa virus Chikungunya. Berikut adalah gejala utama yang perlu diwaspadai:

1. Demam Tinggi

  • Biasanya mencapai 39–40°C dan bisa berlangsung selama 3–7 hari.
  • Demam sering muncul secara tiba-tiba.

2. Nyeri Sendi Parah (Arthralgia)

  • Nyeri sendi adalah gejala khas chikungunya dan bisa sangat menyakitkan.
  • Umumnya menyerang tangan, kaki, pergelangan tangan, lutut, dan punggung.
  • Bisa berlangsung beberapa minggu hingga berbulan-bulan, bahkan setelah demam hilang.

3. Nyeri Otot

  • Selain nyeri sendi, penderita juga sering mengalami pegal dan kaku di otot.

4. Sakit Kepala dan Kelelahan

  • Penderita sering merasa lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi.

5. Ruam Kulit

  • Muncul ruam kemerahan di tubuh, mirip dengan ruam pada demam berdarah.
  • Bisa muncul setelah demam mulai mereda.

6. Mata Merah atau Konjungtivitis

  • Beberapa penderita mengalami mata merah dan iritasi ringan.

7. Pembengkakan pada Sendi

  • Sendi yang terasa sakit kadang juga mengalami pembengkakan ringan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....