Mengetahui Perbedaan Dari HIV Dan Aids Dalam Dunia Medis

  • 27 Des 2024 21:20 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember : Mungkin kita semua sudah tidak asing lagi dengan istilah HIV/Aids yang selalu bersanding. Secara umum yang mungkin kita ketahui HIV/Aids disebabkan oleh berhubungan badan dengan berganti-ganti pasangan, penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Namun ternya HIV dan Aids merupakan 2 kondisi medis yang berbeda walaupun saling berhubungan. Dilansir dari laman rolasmedika.co.id, HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Maka, HIV amerupakan jenis virus yang masuk ke dalam kelompok retrovirus. Sel darah putih merupakan sasaran dari virus ini, yang mana sel darah tersebut sangat berperan dalam menjaga kekebalan tubuh . Setelah terinfeksi, sel-sel tersebut akan tetap membawa virus sepanjang hidupnya. Tanpa pengobatan, HIV dapat berkembang menjadi AIDS. Sedangkan Aids adalah kependekkan dari acquired immunodeficiency syndrome. Istilah ini merujuk pada penyakit yang muncul akibat infeksi HIV yang tidak ditangani selama bertahun-tahun, sehingga merusak sistem kekebalan tubuh secara signifikan dan membuatnya tidak mampu melawan infeksi.

Dari penjelasan tersebut maka dapat secara sederhana dapat diartikan bahwa HIV adalah virus yang menyerang system kekebalan tubuh, sedangkan Aids merupakan keadaan medis yang terjadi setelah terjangkit oleh virus HIV tersebut. Maka dari itu kedua istilah ini sering disebutkan secara berdampingan karena memang saling berkesinambungan satu sama lain. Selain secara pengertian, HIV dan Aids pun memiliki gejala yang berbeda. Beberapa gejala umum jika seseorang terjangkit virus HIV antara lain :

  • Demam
  • Mudah Lelah
  • Muncul Ruam pada permukaan kulit
  • Nyeri tenggorokan dan tubuh
  • Luka pada rongga mulut seperti sariawan
  • Sering berkeringat pada malam hari

Sedangkan gejala untuk pengidap Aids antara lain :

  • Rada panggul yang parah
  • Sensitif terhadap infeksi
  • Mudah memar pada bagian tubuh
  • Batuk kering dalam jangka waktu lama
  • Sering diare
  • Berkurangnya berat badan secara drastic

Secara Pencegahan HIV dan Aids pada dasarnya tidak terlalu berbeda, meskipun keduanya adalah dua hal yang berbeda. Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan, antara lain :

  1. Memakai alat kontrasepsi saat melakukan hubungan seksual
  2. Hindari melakukan aktivitas seks bebas
  3. Lakukan pemeriksaan pada organ vital
  4. Hindari menggunakan jarum suntik bergantian

Meskipun keduanya tidak dapat disembuhkan, tetapi ada rangkaian pengobatan yang membantu memperbaiki kondisi tubuh dan mencegah penularan dengan berbagai cara di atas. Dengan melakukan pemeriksaan sedini mungkin, maka dapat mencegah berkembangnya virus HIV menjadi Aids. Itulah kenapa pada orang yang rentan menderita HIV dan Aids sangat disarankan melakukan pemeriksaan rutin. Dengan adanya penjelasan mengenai perbedaan HIV dan Aids, maka dapat memberikan gambaran pada masyarakat bagaimana harus bersikap ketika orang terdekat terkena HIV maupun Aids.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....