Ini Rekomendasi Batasan Asupan Gula dari WHO
- 23 Okt 2024 10:04 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Gula (glukosa) adalah sumber energi utama bagi tubuh. Setelah dikonsumsi, gula dipecah menjadi glukosa yang kemudian digunakan oleh sel-sel tubuh, terutama otak, otot, dan organ vital lainnya, untuk berfungsi dengan baik. Ini memberikan energi instan yang dapat mendukung aktivitas fisik dan mental.
Selama aktivitas fisik atau olahraga yang intens, gula menyediakan energi cepat yang dibutuhkan otot. Ini sangat penting untuk latihan intensitas tinggi atau durasi panjang, di mana tubuh membutuhkan glukosa sebagai sumber bahan bakar tambahan selain lemak dan protein. Atlet sering mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula untuk memulihkan energi dengan cepat.
Namun, manusia tetap perlu membatasi asupan gula setiap harinya. Batasan kebutuhan gula harian untuk tubuh manusia dewasa direkomendasikan oleh berbagai organisasi kesehatan untuk mencegah masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Gula yang dimaksud di sini adalah gula tambahan (added sugars), yang berasal dari makanan dan minuman olahan, bukan gula alami yang ditemukan dalam buah-buahan dan susu.
Berdasarkan rekomendasi dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), jumlah Maksimal konsumsi gula adalah 10% dari total kalori harian. Untuk orang dewasa dengan kebutuhan kalori rata-rata 2.000 kalori per hari, ini berarti tidak lebih dari sekitar 50 gram gula tambahan per hari. WHO juga menganjurkan target yang lebih rendah, yaitu di bawah 5% dari total kalori (sekitar 25 gram per hari) untuk manfaat kesehatan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....