Venus Diduga Pernah Memiliki Bulan yang Kemudian 'Ditelan'

  • 22 Sep 2026 13:23 WIB
  •  Jember
Poin Utama
  • Penelitian Tata Surya
  • Venus

RRI.CO.ID, Jember: Venus kemungkinan pernah memiliki bulan yang kemudian jatuh dan menyatu dengan planet tersebut. Temuan ini berasal dari penelitian ilmuwan University of California, Riverside, Amerika Serikat, yang dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal.

Seperti dilansir dari Reuters (15/9/2026), penelitian dipimpin astrofisikawan Stephen Kane menjelaskan, kemungkinan tersebut berkaitan dengan rotasi Venus yang sangat lambat, yakni membutuhkan waktu sekitar 243 hari Bumi untuk sekali berputar pada porosnya. Kane mengatakan, “Jika Venus memiliki bulan, dan kemungkinan memang pernah memilikinya, Venus tidak akan mampu mempertahankannya. Bulan itu akan jatuh ke planet dalam rentang waktu yang relatif singkat.”

Untuk menguji teori tersebut, Kane membuat simulasi komputer berdasarkan mekanika gravitasi. Model tersebut menguji berbagai ukuran bulan hipotetis yang mengorbit Venus.

Hasilnya, dalam sebagian besar simulasi, bulan akhirnya bergerak semakin mendekati Venus dan bertabrakan dengan planet tersebut. Semakin besar massa bulan, semakin cepat tabrakan terjadi.

Kane mengaku terkejut dengan hasil simulasi tersebut. “Ketika menemukan hal ini, saya terkejut. Saya pikir berbagai skenario yang saya uji akan menghasilkan hasil yang beragam. Tetapi semuanya hampir mengarah pada hal yang sama,” ujar Kane.

Kondisi ini berbeda dengan Bumi. Rotasi Bumi yang jauh lebih cepat memungkinkan energi ditransfer ke Bulan sehingga Bulan perlahan bergerak menjauh sekitar empat sentimeter setiap tahun.

Sebaliknya, rotasi Venus yang sangat lambat, ditambah gaya gravitasinya, dapat membuat satelit justru bergerak menuju planet.

Meski demikian, penelitian ini belum membuktikan bahwa Venus benar-benar pernah memiliki bulan. Kane mengatakan, kemungkinan keberadaan bulan tersebut masih menjadi pertanyaan terbuka. Yang ditunjukkan penelitian adalah, jika Venus memang pernah memiliki bulan, satelit itu tidak dapat bertahan dalam orbit untuk selamanya.

Para ilmuwan memperkirakan peristiwa tersebut, jika benar terjadi, kemungkinan berlangsung dalam satu miliar tahun pertama sejarah Venus, yang terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu.

Temuan ini juga memberi perspektif baru dalam memahami planet-planet yang memiliki kemiripan dengan Bumi. Kecepatan rotasi sebuah planet ternyata dapat menentukan apakah sebuah bulan mampu bertahan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....