Samsung Ungkap Rahasia Galaxy Z Fold8 Jadi Lebih Ringan
- 10 Sep 2026 17:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Samsung Electronics mengungkap proses rekayasa di balik Galaxy Z Fold8 yang memiliki bobot hanya 201 gram, menjadikannya sebagai perangkat foldable paling ringan di dunia. Pencapaian tersebut merupakan hasil pengembangan selama delapan generasi yang mencakup teknologi engsel, material, layar, hingga optimalisasi ratusan komponen perangkat, sebagaimana diungkap Samsung, Rabu (9/9/2026).
Perjalanan Samsung dalam mengurangi bobot perangkat lipat dimulai dari Galaxy Fold generasi pertama yang memiliki berat 276 gram pada 2019. Bobot tersebut kemudian terus ditekan, termasuk Galaxy Z Fold5 yang berbobot 253 gram dan Galaxy Z Fold6 sebesar 239 gram.
Pada Galaxy Z Fold7, Samsung menargetkan bobot di bawah 215 gram agar perangkat lipat dapat lebih ringan dibandingkan sejumlah ponsel flagship berbentuk konvensional. Target tersebut berhasil dicapai, sebelum Samsung kembali melakukan pengurangan hingga 201 gram pada Galaxy Z Fold8.
Samsung menjelaskan, pengurangan bobot tidak dilakukan dengan mengorbankan fitur utama perangkat. Tim pengembang justru harus mengembangkan ulang struktur perangkat secara menyeluruh, termasuk sistem layar, engsel, material, papan sirkuit, antena, kamera, hingga komponen pendukung berukuran sangat kecil.
Salah satu teknologi yang digunakan adalah Flex Titanium pada struktur layar Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra. Teknologi tersebut menggunakan Titanium Alloy Film dengan ketebalan hanya puluhan mikrometer atau sekitar sepertiga dari lebar rambut manusia. Sementara itu, sejumlah bagian pelat logam pendukung layar diproses hingga sekitar 0,2 milimeter, dengan bagian paling tipis mencapai 0,15 milimeter.
Samsung juga melakukan optimalisasi pada engsel agar tetap kuat dan mampu mengelola tekanan akibat proses buka-tutup secara berulang. Engsel dirancang berdasarkan ukuran dan struktur masing-masing perangkat dengan mempertimbangkan distribusi beban, kekuatan, ruang internal, serta bobot.
“Galaxy Z Fold8 mencapai bobot 201 gram melalui pengembangan teknologi foldable, material, dan arsitektur internal secara menyeluruh,” demikian keterangan Samsung dalam materi yang dipublikasikan, Rabu (9/9/2026).
Selain material dan teknologi inti, Samsung memeriksa sekitar 270 komponen dan lebih dari 180 jenis komponen pendukung. Optimalisasi dilakukan hingga tingkat 0,1 gram dan 0,1 milimeter, bahkan sejumlah komponen pendukung dikurangi hingga 0,001 gram.
Beberapa komponen juga dirancang ulang. Papan sirkuit atau PCB dioptimalkan dengan menghilangkan sirkuit yang tidak diperlukan dan memperbaiki tata letak komponen. Antena MFC juga didesain kembali untuk mengurangi tumpang tindih dan memanfaatkan ruang internal secara lebih efisien.
Ruang dan bobot yang berhasil dihemat kemudian dapat dialihkan untuk mendukung komponen lain. Pada Galaxy Z Fold8 Ultra, misalnya, Samsung meningkatkan kapasitas baterai menjadi 5.000 mAh dari 4.400 mAh pada Galaxy Z Fold7 dengan bobot perangkat yang tetap berada di angka 215 gram. Volume lapisan grafit untuk pembuangan panas juga meningkat sekitar tujuh persen.
Galaxy Z Fold8 Ultra turut membawa kamera utama 200MP dan kamera Ultra Wide 50MP. Menurut Samsung, pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan perangkat lipat yang lebih tipis dan ringan tidak hanya berfokus pada pengurangan bobot, tetapi juga mengoptimalkan kembali ruang untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan yang digunakan pengguna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....