Keistimewaan Waktu Ashar Hari Jumat Bagi Muslim

  • 08 Sep 2026 16:31 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau pimpinannya hari-hari karena menyimpan berbagai keutamaan agung yang dianugerahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala bagi umat Islam. Salah satu momentum paling istimewa yang berada di penghujung hari tersebut adalah waktu sore hari atau ba'da Ashar. Pengutamaan waktu ini menjadi momen berharga yang sering kali dilewatkan oleh sebagian orang karena kelalaian atau kesibukan duniawi menjelang terbenamnya matahari.

Keterangan mengenai keutamaan waktu sore hari Jumat ini merujuk pada penjelasan ilmiah syar'i yang dikutip dari website resmi Almanhaj.or.id dalam artikel berjudul "Keutamaan Berdoa di Waktu Tertentu di Hari Jumat" tahun 2017 serta ulasan dari situs Rumaysho.com pada tahun 2016. Berdasarkan dalil-dalil dari sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, hari Jumat memiliki dua belas jam pada siang hari, dan di dalamnya terdapat satu waktu mustajab yang tidaklah seorang hamba muslim memohon sesuatu kepada Allah melainkan permintaannya akan dikabulkan.

Merujuk pada riwayat hadis sahih yang bersumber dari Abu Daud dan An-Nasa'i, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengarahkan umatnya untuk mencari waktu mustajab tersebut pada jam-jam terakhir setelah shalat Ashar. Pendapat ini juga dikuatkan oleh sejumlah imam mazhab, termasuk Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam asy-Syafi'i rahimahumallah, yang menyatakan bahwa harapan terbesar terkabulnya doa di hari Jumat terkonsentrasi kuat pada rentang waktu ba'da Ashar hingga terbenamnya matahari.

Para salafus salih terdahulu memanfaatkan momentum emas ini dengan cara mengisinya secara khusyuk melalui amalan zikir, membaca Al-Qur'an, dan memanjatkan doa kebaikan kepada Allah. Sebagaimana dinukil dalam kitab Zadul Ma'ad karya Ibnul Qayyim rahimahullah, figur mulia seperti Sa'id bin Jubair dan Thawus bin Kaisan senantiasa menyibukkan diri dengan menghadap kiblat dan berdoa tanpa berbicara dengan siapa pun sejak selesai menunaikan shalat Ashar hingga matahari tenggelam.

Amalan sederhana namun bernilai tinggi ini mengajarkan setiap Muslim agar tidak menyia-nyiakan detik-detik terakhir di hari Jumat. Melalui kesungguhan memanfaatkan waktu sore tersebut, seorang hamba dapat berharap mendapatkan limpahan rahmat, pengampunan dosa, serta terkabulnya segala hajat kebaikan dunia maupun akhirat sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....