Apple Perkenalkan Chip M6 dan M5 Ultra
- 26 Agt 2026 11:01 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Apple memperkenalkan dua chip terbaru, M6 dan M5 Ultra, yang membawa peningkatan performa komputasi dan kemampuan kecerdasan buatan (AI). M6 diperkenalkan untuk Mac mini terbaru, sedangkan M5 Ultra menjadi chip terbaru untuk Mac Studio.
Dilansir dari laman resmi Apple, Selasa (25/8/2026), M6 menjadi chip pertama Apple yang menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer. Chip ini memiliki CPU 12-core, GPU 12-core dengan Neural Accelerator, serta Dual 16-core Neural Engine. Apple menyebut M6 dirancang untuk meningkatkan performa sekaligus menjaga efisiensi daya, termasuk untuk kebutuhan pengembangan perangkat lunak, pekerjaan kreatif, dan pemrosesan AI langsung di perangkat.
Vice President Silicon Engineering Group Apple, Sri Santhanam, mengatakan M6 dan M5 Ultra membawa peningkatan besar pada kemampuan Apple Silicon. “Kami memperkenalkan lompatan besar berikutnya dalam performa dan komputasi AI untuk Apple silicon dengan M6 yang sangat canggih dan M5 Ultra, chip M-series paling bertenaga,” ujar Sri Santhanam dalam keterangan resmi Apple, Selasa (25/8/2026).
M6 memiliki konfigurasi CPU baru dengan dua super core, empat performance core, dan enam efficiency core. Apple mengklaim performa multi-threaded M6 dapat mencapai 1,2 kali lebih cepat dibandingkan M5 dan hingga 2,4 kali lebih cepat dibandingkan M1.
Untuk kemampuan grafis dan AI, M6 membawa 12-core GPU dengan Neural Accelerator pada setiap core. Apple menyebut rancangan tersebut mampu meningkatkan peak GPU compute untuk AI hampir 30 persen dibandingkan M5 dan lebih dari delapan kali dibandingkan M1. Chip ini juga mendukung teknologi Dynamic Caching dan hardware-accelerated ray tracing.
M6 mendukung unified memory hingga 32 GB dengan bandwidth mencapai 170 GB per detik. Menurut Apple, kapasitas tersebut memungkinkan pengguna menjalankan berbagai aplikasi berat sekaligus, termasuk Large Language Models (LLM) secara langsung di perangkat.
Sementara itu, M5 Ultra diperkenalkan sebagai chip Apple Silicon paling bertenaga yang pernah dibuat. Chip ini menggunakan teknologi UltraFusion untuk menghubungkan dua chip M5 Max dual-die sehingga membentuk arsitektur quad-die, yang menjadi pertama kalinya diterapkan Apple pada sistem-on-chip seri M.
M5 Ultra memiliki CPU hingga 36-core dan GPU hingga 80-core. Chip ini juga menawarkan unified memory hingga 512 GB dengan bandwidth mencapai 1,2 TB per detik. Kemampuan tersebut ditujukan untuk kebutuhan profesional seperti rendering 3D, efek visual, analisis ilmiah, pengeditan video beresolusi tinggi, serta menjalankan model AI berukuran besar secara lokal.
Apple menyebut M5 Ultra memiliki kemampuan peak GPU compute untuk AI hingga 4,5 kali dibandingkan M3 Ultra. Chip tersebut juga dilengkapi Neural Accelerator pada setiap core GPU, Neural Engine 32-core, serta Media Engine yang mendukung berbagai format video, termasuk H.264, HEVC, ProRes, dan AV1.
Kedua chip tersebut turut dirancang untuk mendukung pengembang dalam menjalankan dan menyempurnakan model AI secara lokal. Apple menyatakan framework seperti Core AI, Core ML, Metal, dan Xcode dapat memanfaatkan kemampuan CPU, GPU, dan Neural Engine pada M6 maupun M5 Ultra.
Apple juga menyatakan pengujian performa dilakukan pada Agustus 2026 menggunakan sistem dan benchmark tertentu. Hasil pengujian tersebut digunakan perusahaan untuk membandingkan kemampuan M6 dan M5 Ultra dengan sejumlah generasi chip Apple sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....