Samsung Ungkap Teknologi di Balik Pengembangan Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8

  • 30 Jul 2026 12:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Samsung Electronics mengungkap berbagai inovasi teknologi yang diterapkan pada Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8. Jajaran ponsel lipat generasi kedelapan tersebut diperkenalkan dalam ajang Galaxy Unpacked 2026 dan dikembangkan berdasarkan pengalaman serta masukan pengguna selama tujuh generasi perangkat lipat Galaxy.

Dilansir RRI dari Samsung Newsroom , Executive Vice President and Senior Executive of Mobile R&D Office – Hardware, Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, Sunghoon Moon, mengatakan seluruh pengembangan Galaxy Z Series selalu berawal dari kebutuhan pengguna.

“Everything starts with the user. Over seven generations, we’ve transformed user insights into innovations in materials, components and the overall device experience,” ujar Sunghoon Moon dalam wawancara yang dipublikasikan Samsung Newsroom, Kamis 30 Juli 2026.

Menurut Moon, Samsung mengembangkan perangkat lipat sebagai satu sistem yang saling terhubung. Setiap perubahan pada ketebalan perangkat, misalnya, mengharuskan perusahaan mendesain ulang layar, engsel, baterai, sistem pendingin, hingga tata letak komponen internal agar tetap menghasilkan perangkat yang tipis, ringan, namun tetap tangguh.

Salah satu inovasi utama pada Galaxy Z Series terbaru adalah hadirnya teknologi Flex Titanium. Teknologi tersebut memadukan pelat titanium dan lapisan paduan titanium yang sangat tipis untuk memperkuat struktur layar lipat, mengurangi ketebalan modul layar hingga 10 persen, sekaligus membuat lipatan layar (crease) menjadi lebih samar tanpa mengorbankan fleksibilitas perangkat.

Samsung juga memperbarui sistem baterai dengan menggunakan anoda berbahan silicon-carbon yang memiliki kepadatan energi lebih tinggi. Galaxy Z Fold8 Ultra kini dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh serta mendukung pengisian cepat 45 watt dengan arsitektur pengisian daya baru yang diklaim mampu mengisi baterai hingga 67 persen dalam waktu sekitar 30 menit.

Untuk memastikan ketahanan perangkat, Samsung melakukan lebih dari 100 pengujian keandalan yang mencakup simulasi penggunaan sehari-hari, seperti uji jatuh, lipatan berulang, tekanan, kelembapan, hingga paparan debu. Menurut Samsung, rangkaian pengujian tersebut dilakukan agar perangkat lipat mampu memberikan pengalaman penggunaan yang lebih andal dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....