Leica Luncurkan SL3-P, Kamera Full Frame Baru untuk Foto dan Video Profesional

  • 30 Jun 2026 17:09 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Leica resmi memperkenalkan kamera full frame terbaru Leica SL3-P yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan fotografi dan videografi profesional. Dilansir dari situs resmi Leica pada 25 Juni 2026, peluncuran ini juga disertai dua lensa baru, yakni Summilux-SL 50 f/1.4 ASPH. dan APO-Macro-Elmarit-SL 100 f/2.8, sebagai penguatan ekosistem Leica SL-System.

Leica menyebut SL3-P sebagai kamera full frame paling canggih yang pernah dikembangkan perusahaan sejak memperkenalkan SL-System pada 2015. Kamera ini mengusung sensor BSI full frame 44 megapiksel dengan rentang dinamis hingga 14 stop, serta mode Multishot yang mampu menghasilkan foto beresolusi hingga 176 megapiksel. Sensitivitas ISO 50 hingga 200.000 juga memungkinkan pengambilan gambar tetap optimal dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Sistem autofocus pada SL3-P turut diperbarui dengan teknologi hybrid yang menggabungkan phase detection autofocus (PDAF), object detection autofocus, dan contrast detection autofocus. Kamera ini mampu memotret beruntun hingga 40 frame per detik dengan dukungan 819 titik fokus serta fitur pelacakan subjek yang lebih akurat.

Untuk kebutuhan videografi, Leica SL3-P mendukung perekaman hingga resolusi 8K, termasuk format 8.1K Open Gate 3:2 dan HDMI RAW 8K. Kamera ini juga mampu merekam video 5.9K hingga 60 frame per detik dan video gerak lambat 4K 120 frame per detik. Leica turut menghadirkan profil warna 10-bit D-Log 2 dan dua LUT bawaan, Leica Pure serta Leica Cine, yang memberikan keleluasaan lebih dalam proses color grading.

Leica juga mempertahankan desain minimalis khasnya dengan bodi full metal berwarna hitam tanpa logo merah Leica di bagian depan. Kamera ini telah mengantongi sertifikasi IP54 sehingga tahan terhadap debu dan cipratan air, serta menggunakan L-Mount yang kompatibel dengan berbagai lensa dari anggota L-Mount Alliance.

Dari sisi konektivitas, Leica SL3-P mendukung Wi-Fi, Bluetooth, dan USB-C untuk terhubung langsung dengan aplikasi Leica FOTOS. Pengguna dapat mengunduh file DNG, JPG, maupun video secara cepat, melakukan kendali kamera dari perangkat seluler, hingga mengunggah hasil foto dan video langsung ke Adobe Frame.io melalui fitur Camera-to-Cloud.

Selain itu, kamera ini telah mendukung teknologi Content Credentials yang dikembangkan bersama Content Authenticity Initiative (CAI). Fitur tersebut memungkinkan fotografer menyematkan metadata yang sulit dimanipulasi sebagai bentuk perlindungan hak cipta karya digital.

Bersamaan dengan peluncuran kamera, Leica memperkenalkan lensa Summilux-SL 50 f/1.4 ASPH. yang diklaim sebagai lensa autofocus 50 mm f/1.4 paling ringkas di dunia. Lensa tersebut memiliki diameter 74 milimeter, panjang 75,5 milimeter, dan bobot 584 gram, serta menawarkan bukaan besar untuk menghasilkan efek bokeh alami dan performa optimal di kondisi minim cahaya.

Leica juga menghadirkan APO-Macro-Elmarit-SL 100 f/2.8 yang mampu menghasilkan pembesaran hingga rasio 1:1 dengan jarak fokus minimum 30 sentimeter. Selain untuk fotografi makro, lensa ini juga dirancang untuk kebutuhan fotografi potret berkat kualitas optik apokromatik dan reproduksi warna yang sangat akurat.

Leica SL3-P mulai dipasarkan secara global sejak 25 Juni 2026 melalui Leica Store, Leica Online Store, dan distributor resmi dengan harga 5.990 euro. Leica juga menawarkan beberapa paket penjualan bersama lensa, sementara dua lensa terbaru akan tersedia secara global mulai akhir 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....