DJI Luncurkan O4 Ground Station untuk Perluas Jangkauan Operasi Drone Enterprise
- 22 Jun 2026 08:37 WIB
- Jember
RRI.CO.ID - Jember, DJI resmi memperkenalkan O4 Ground Station, sistem transmisi area luas terbaru yang dirancang untuk mendukung operasional drone enterprise di berbagai lingkungan menantang. Perangkat ini hadir dengan susunan 12 antena dan teknologi pemilihan frekuensi otomatis guna mengatasi keterbatasan sinyal saat menjalankan misi jarak jauh.
Dilansir dari website resmi DJI pada 16 Juni 2026, O4 Ground Station dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional seperti pencarian dan penyelamatan, inspeksi infrastruktur, survei wilayah terpencil, hingga operasi drone tanpa awak selama 24 jam.
DJI menjelaskan perangkat ini kompatibel dengan generasi terbaru DJI Dock, drone enterprise, dan drone pengiriman. Sistem transmisi yang digunakan mampu meningkatkan penetrasi sinyal dan memperluas cakupan komunikasi, bahkan di lingkungan perkotaan dengan banyak hambatan bangunan maupun gangguan elektromagnetik.
O4 Ground Station dilengkapi 12 antena internal dan eksternal dengan polarisasi horizontal serta vertikal yang memungkinkan cakupan omnidirectional berdaya tinggi. Teknologi tersebut membantu menjaga kestabilan koneksi antara drone dan pusat kendali tanpa bergantung pada posisi pesawat tanpa awak.
Selain itu, perangkat ini mampu berpindah secara otomatis di berbagai spektrum frekuensi, mulai dari sub-2 GHz, 2,4 GHz, 5,2 GHz hingga 5,8 GHz untuk menghindari interferensi dan menjaga kualitas transmisi video tetap lancar.
Dilansir dari website resmi DJI pada 16 Juni 2026, O4 Ground Station juga dibekali modul RTK berpenguatan tinggi yang mampu melacak 19 frekuensi dari lima sistem satelit global. Teknologi tersebut memungkinkan perangkat mempertahankan data posisi dengan tingkat akurasi sentimeter, termasuk pada lingkungan yang sulit seperti kawasan perkotaan padat maupun area berhutan lebat.
DJI menghadirkan dua mode operasi utama, yakni Gateway Mode dan Relay Mode. Pada Gateway Mode, perangkat dapat terhubung langsung ke platform FlightHub 2 untuk menghadirkan transmisi video berlatensi rendah dan berbandwidth tinggi. Untuk DJI Dock 3, jangkauan komunikasi dapat diperluas hingga 30 kilometer.
Mode ini juga memungkinkan operator mengendalikan drone dari jarak jauh melalui fitur Virtual Cockpit serta membuat peta kualitas sinyal untuk membantu menentukan posisi pemasangan ground station yang optimal.
Sementara itu, Relay Mode dirancang untuk area tanpa jaringan internet atau lokasi dengan hambatan sinyal berat seperti lembah dan kawasan perkotaan yang terhalang gedung tinggi. Dalam mode ini, ground station dapat ditempatkan di titik yang lebih tinggi guna memperpanjang jangkauan transmisi video dan meningkatkan efektivitas penggunaan perangkat DJI Dock maupun remote controller.
Untuk menunjang penggunaan di lapangan, O4 Ground Station memiliki sertifikasi IP67 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air. Perangkat ini juga dapat beroperasi pada suhu ekstrem mulai dari minus 40 derajat Celsius hingga 55 derajat Celsius.
DJI turut membekali sistem pendingin pasif tanpa kipas dan mekanisme pemulihan otomatis yang memungkinkan perangkat kembali beroperasi setelah gangguan listrik maupun kesalahan perangkat lunak tanpa memerlukan intervensi manual.
Dilansir dari website resmi DJI pada 16 Juni 2026, O4 Ground Station juga mendukung integrasi dengan sistem tenaga surya DJI Power maupun solusi fotovoltaik pihak ketiga untuk operasional di lokasi tanpa akses listrik. Selain itu, perangkat dapat terhubung dengan sistem Remote ID dan ADS-B melalui protokol MQTT guna meningkatkan kesadaran situasional terhadap aktivitas penerbangan di sekitar area operasi.
DJI menyebut kehadiran O4 Ground Station menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan solusi komunikasi yang lebih andal bagi pengguna drone profesional yang membutuhkan cakupan luas, koneksi stabil, serta kemampuan operasional berkelanjutan di berbagai kondisi lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....